• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Tribun Superball

PSM Berdayakan Pemain Lokal

Selasa, 14 Mei 2013 05:16 WIB
PSM Berdayakan Pemain Lokal
TRIBUN TIMUR/Muhammad Abdiwan
Para pemain PSM Makassar melakukan latihan di Lapangan Andi Mattalatta, Makassar, Sulsel, Selasa (30/4/2013). 

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Dari 31 jumlah pemain yang dimiliki PSM, beberapa di antaranya belum pernah dimainkan sama sekali pada kompetisi LPI musim ini. Nama-nama itu seperti Ismail Haris, Suwandhi Sofyan, Fachrul Nurdin, Agung Battola, M Jufri, Darwis, dan sejumlah pemain lokal lainnya.
   
Faktanya, pelatih PSM Petar Segrt hanya memberikan kesempatan bermain kepada sejumlah pemain-pemain pelapis lokal yang dinilainya sudah mempunyai jam terbang yang tinggi saja seperti Fandy Edy, Aswar Syamsuddin, Rasul Zainuddin dan beberapa pemain lainnya.
   
JD Bosco, pengamat sepakbola Makassar meminta Petar harus memberika kesempatan yang sama. Terutama memaksimalkan pemain lokal tim berjuluk Ayam Jantan dari Timur tersebut.
   
"Berikan kesempatan pada mereka, karena saat ini masih banyak pemain lokal yang belum beranding. Hanya karena mereka kalah saing dengan rekan-rekannya yang sudah punya jam terbang tinggi," ungkapnya.
   
Hal senada juga diutarakan eks pemain PSM Makassar, Yopie Lumoindong. Menurutnya, seperti Mirko Spasojevic dan I Made Dwi Aryadana, jika tak maksimal memberi kontribusi, sebaiknya turunkan pemain lokal.
   
“Saya perhatikan pelatih PSM selalu menurunkan pemain pengganti yang itu-itu saja. Kalau tidak Mirko, di lain pertandingan gantian Made. Tapi kenapa di lain kesempatan tidak mencoba pemain lainnya, seperti Ismail atau striker muda lain,” kata Yopie.
   
Menurut Yopie, pemain muda dan pemain lokal, butuh kesempatan bermain. “Meski hanya diberi kesempatan main lima menit saja, hal itu sangat berarti. Sebab, bagi mereka itu adalah momen untuk menunjukkan kemampuannya,” tambah Yopie.
Lebih Baik
   
Khusus untuk pemain asing, Yopie berpendapat kalau mereka seharusnya harus bisa memberikan penampilan dua atau tiga kali lipat dari penampilan pemain lokal. Jadi, sudah seharusnya, pemain asing seperti Mirko Spasojevic, lebih baik dari pemain lokal.
   
"Kalau pemain lokal daerah hanya bisa menampilkan permainan 100 persen, maka pemain lain terutama pemain asing harus bisa memberikan 150 persen atau 200 persen permainan terbaiknya untuk mem-back up pemain lokal," tegas Yopie.(mik)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Timur
0 KOMENTAR
1781012 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas