• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 20 September 2014
Tribun Superball

Segel Kantor PSSI, Bob Hippy-Sihar Sitorus Diadukan Ke Kepolisian

Selasa, 14 Mei 2013 16:40 WIB
Segel Kantor PSSI, Bob Hippy-Sihar Sitorus Diadukan Ke Kepolisian
KOMPAS/YUNIADHI AGUNG (MYE)
Sihar Sitorus (kiri) dan Bob Hippy (kanan)

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pejabat sementara (Pjs), Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Tigor Shalomboboy melaporkan kejadian tindak penyegelan Kantor PSSI kepada Polda Metro Jaya.

Laporan disampaikan pada Selasa, 14 Mei 2013 sekitar pukul 14.32 WIB.

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/1588/V/2013/PMJ/Dit Reskrimum, tanggal 14 Mei 2013, Tigor Shalomboboy melaporkan dua anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Bob Hippy dan Sihar Sitorus, serta Wakil Ketua PengProv PSSI Jawa Timur, Cholid Goromah dan Sekretaris PengProv PSSI Lampung, Faisal Yusuf atas tindakan tidak menyenangkan pasal 335 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Jadi empat orang itu kami laporkan ke Polda Metro Jaya dan akan ditindaklanjuti secepatnya terkait dengan penyegelan dan tindakan mengembok kantor PSSI,” kata Tigor ditemui di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Selasa (14/5/2013).

Tindakan penyegelan dilakukan karena perwakilan PengProv PSSI yang datang tidak diperkenankan untuk masuk ke dalam kantor. Perwakilan PengProv melihat kantor PSSI dalam keadaan terkunci. Selain melakukan penyegelan, perwakilan Pengprov juga menuliskan tulisan 'disegel' di pintu gerbang kantor PSSI.

Tujuan kedatangan 14 PengProv ke kantor PSSI adalah untuk menyampaikan tuntutan kepada PSSI. Tuntutan itu berawal dari keresahan Pengprov dikarenakan beredarnya Surat Keputusan (SK) pengukuhan kembali PengProv PSSI yang sudah dibekukan sebelumnya. Kemudian resahnya Pengcab PSSI Kabupaten – Kota dan klub anggota PengProv PSSI terkait SK-SK liar tersebut.

Tidak menemui pengurus PSSI, perwakilan 14 PengProv menyampaikan tuntutan itu kepada Sihar Sitorus dan Bob Hippy.

Tigor Shalomboboy menyayangkan, sikap penyegelan yang dilakukan oleh oknum-oknum tersebut. Menurutnya, PSSI mempunyai aturan di organisasi untuk menyelesaikan suatu permasalahan, tetapi mereka memilih untuk melakukan tindakan seperti ini.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan pimpinan yang tidak sedang berada di tempat, kemudian diputuskan untuk melaporkan tindakan ini kepada pihak berwajib,” tuturnya.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jakarta
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1783671 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas