• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Tribun Superball

Jak Online Sosialisasikan Persija dan Jakmania Lewat Siaran Radio

Rabu, 22 Mei 2013 09:54 WIB
Jak Online Sosialisasikan Persija dan Jakmania Lewat Siaran Radio
Jakonline.asia
Para pendukung Persija yang tergabung dalam kelompok suporter Jakmania 

TRIBUNNEWS.COM – Kelompok suporter The Jakmania yang tergabung dalam Jak Online (JO) punya sejumlah aktivitas menarik untuk mendukung tim kebanggaannya. Selain melalui pemberitaan via media online, komunitas ini juga aktif siaran di RRI Pro-2 FM.

Siaran pertama JO bersama RRI terjalin sejak 11 Maret 2011 dengan program Jakarta Football Community (JFC). Topiknya membahas seputar dunia sepak bola Jakarta khususnya Persija Jakarta.

"Misalnya kami bahas tentang preview atau hasil pertandingan Persija. Bahkan sesekali menyajikan live phone dengan pemain," kata Sekretaris Jak Online, Adzani Alwianto, Selasa (21/5/2013).

Mulanya Jak Online sendiri telah melakukan siaran melalui jalur internet bekerjasama dengan pihak Radio Bolaliar. Pada akhirnya, RRI tertarik untuk menyediakan waktu dan tempat siaran. Program JFC oleh Jak Online berada pada programa 2 di Pro-2 FM yang mempunyai segmen ditujukan untuk kaum profesional muda.

Sesuai dengan tema yang diangkat pada program Jak Online, pembahasannya lebih mengenai dinamika Persija Jakarta dan kegiatan suporternya. Awalnya siaran JFC mendapat waktu siaran 60 menit. Namun belakangan jam siarnya meluas hingga 5 jam untuk memenuhi permintaan masyarakat yang disetujui produksi siaran RRI.

Program JFC bersama RRI disiarkan setiap Sabtu mulai jam 21.00 hingga 01.00. Meski terbilang merupakan siaran panjang, namun jumlah pendengarnya cukup tinggi. Program ini pernah mencapai sms tertinggi di RRI dengan 1000 sms dalam satu kali acara ketika segmen live by phone dengan Bambang Pamungkas. "Menurut tim produksi RRI, ini merupakan salah satu jumlah sms tertinggi yang pernah dicapai Pro-2 FM," kata Adzani.

Program ini biasanya dibawakan oleh dua anggota Jak Online, Adzani dan Fahmi Ismail (Embot). Meski hanya mendapatkan kompensasi sekadar "uang bensin", program ini menjadi aktualisasi anggota Jak Online untuk menyosialisasikan Jakmania.

"Melalui media ini juga kita bisa menyosialisasikan preseden negatif terhadap Jakmania yang sering melakukan aksi ricuh. Karena, tidak semua suporter berlaku seperti itu," beber adzani.

Editor: Dodi Esvandi
Sumber: Warta Kota
0 KOMENTAR
1814762 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas