• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 1 November 2014
Tribun Superball

Ekuador vs Argentina: Lionel Messi Diragukan Main

Selasa, 11 Juni 2013 05:21 WIB
Ekuador vs Argentina: Lionel Messi Diragukan Main
zimbio
Lionel Messi

TRIBUNNEWS.COM, QUITO - Lionel Messi diragukan bisa tampil jadi starter saat Argentina menjajal tuan rumah Ekuador di Estadio Olimpico Atahualpa, Quito pada kualifikasi Piala Dunia 2014, Rabu (12/6) dini hari. Kemenangan menjadi jaminan tim Tango bisa berlaga di Piala Dunia 2014 di Brasil. Namun, tanpa kehadiran Messi yang masih terbelit cedera, peluang Argentina untuk meraih tiga poin pun sedikit menipis.

Saat ini, Argentina menempati puncak klasemen sementara zona Amerika Selatan dengan 25 poin hasil dari 12 kali berlaga. Kolombia, dan Ekuador membuntuti di peringkat dua dan tiga masing-masing dengan 20 poin hasil dari 11 kali berlaga.

Laga terakhir Argentina ketika ditahan imbang Kolombia 0-0 tengah pekan lalu memperlihatkan bagaimana pentingnya striker Barcelona itu untuk La Albiceleste. Di laga tersebut, pelatih Alejandro Sabella menyimpan Messi yang kondisinya masih cedera di bangku cadangan. 

Ia baru dipaksakan masuk di babak kedua saat Argentina kesulitan menembus pertahanan Kolombia. Masuk menit 58 menggantikan Walter Montillo, Messi yang belum sepenuhnya fit ternyata tetap gagal mengangkat performa timnya.

Bagaimana pentingnya faktor Messi diutarakan rekannya, Javier Mascherano. "Tentu saja adalah keliru jika mengatakan kita baik-baik saja tanpa kehadirannya. Ia sangat berpengaruh, dan karena itulah ia jadi pemain terbaik dunia," ujar pemain Barcelona tersebut. 

Rekan lainnya, Sergio Aguero menyetujui pendapat tersebut. "Anda bisa melihat betapa mudahnya kita menyusun serangan saat Leo bersama kita. Namun, kita pun harus belajar mengorganisir penyerangan saat ia tak bersama kita," kata striker Manchester City ini dikutip dari Times of India, kemarin.

Masalahnya adalah, cedera Messi di bagian hamstring itu sepertinya serius, dan membutuhkan waktu pemulihan yang jauh lebih lama dari yang diperkirakan semula. Itu adalah cedera yang sama yang membuatnya tak bisa tampil maksimal membela Barca saat dilumat Bayern Muenchen dengan akumulasi 0-7 di semifinal Liga Champions, sebulan lalu.

Pelatih Alejandro Sabella sendiri tampaknya tak mau berjudi dengan memaksakan lagiMessi tampil seperti saat menghadapi Kolombia. Terlebih, mereka akan berlaga di Estadio Olimpico Atahualpa, yang berada di ketinggian 2.800 meter. 

"Saya harus mendiskusikannya dengan Messi," kata Sabella. "Bermain di ketinggian seperti itu akan sulit. Saya sudah punya ide bagaimana melakoni pertandingan ini, tapi kami harus melihat dulu bagaimana kondisi para pemain setelah menghadapi Kolombia."
Jika Argentina bisa memenangkan laga ini, maka mereka bisa mencapai poin maksimal 28. Raihan poin itu sudah lebih dari cukup untuk memastikan satu dari empat tempat di grup untuk bisa berlaga di Piala Dunia 2014.

Kondisi paling gawat dialami Uruguay. Semifinalis Piala Dunia 2010, dan juara Copa America ini, terbenam di posisi tujuh klasemen sementara. Terpaut lima poin dari Cile di peringkat empat --posisi aman untuk mendapat jatah langsung ke Brasil.

Mereka juga terpaut tiga poin dari Venezuela di posisi kelima. Jika bertengger di posisi lima, tim bersangkutan akan melakoni laga playoff melawan tim dari Asia untuk mendapat tiket ke Brasil.

Padahal, awalnya Uruguay tampil menjanjikan dengan meraih tiga kemenangan, dan dua kali seri. Namun, Luis Suarez cs kemudian seperti berantakan setelah disikat Kolombia 0-4, Argenina 0-3, dan Bolivia 1-4. Dari enam laga terakhir, mereka hanya bisa memungut dua poin.
Laga krusial Uruguay akan terjadi saat mereka bertandang ke Venezuela, Rabu (12/6) besok. (Tribunnews/den)

Penulis: deny budiman
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jakarta
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas