Kamis, 30 Juli 2015
Tribun Superball

Walau Tidak Juara, AIS Tetap Cinta Arsenal Sampai Mati

Minggu, 14 Juli 2013 15:42 WIB

Walau Tidak Juara, AIS Tetap Cinta Arsenal Sampai Mati
KOMPAS images/VITALIS YOGI TRISNA
Para penggemar tim Arsenal menghadiri Arsenal Fair di Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/7/2013). Arsenal akan melakoni pertandingan uji coba melawan Indonesia Dream Team di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Minggu, 14 Juli mendatang. KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNA 

TRIBUNNEWS.COM – Sebagai klub papan atas Premier League Inggris, bahkan dunia, Arsenal memiliki ribuan penggemar yang tersebar di seluruh dunia. Termasuk tentunya Indonesia, negara yang penduduknya dikenal sebagai penggila sepakbola.

Di Indonesia, komunitas penggemar Arsenal bernama Arsenal Indonesian Supporters disingkat AIS. Mereka adalah kumpulan The Gooners yang memiliki loyalitas dan fanatisme tinggi. Mereka sudah berikrar cinta Arsenal sampai mati. Meski akhir-akhir ini The Gunners paceklik gelar, cinta mereka tak akan pernah pindah ke lain hati.

"Walaupun tidak juara saya tetap cinta. Dijamin saya tidak akan berpaling dari Arsenal," ujar seorang anggota AIS asal Banda Aceh, Mirza, kepada Tribunnews.com, Sabtu (13/7/2013).

Seperti dilansir situs resminya, AIS lahir dari sebuah milis Arsenal di Indonesia, ArsenalTheGunners@yahoogroups.com. Milis itu berdiri sejak awal Desember 2003, atas prakarsa dua orang pendukung Arsenal, Erwin Pires [erPRS7] dan Gege Cuek .

Tujuan awal milis ini adalah untuk memberikan wadah bagi para pendukung Arsenal untuk saling berbagi, bertanya, bertukar informasi seputar Arsenal. Seiring perputaran waktu, anggota milis itu semakin lama semakin berkembang dengan cukup pesat.

Dalam waktu tiga bulan telah terkumpul lebih dari 50 anggota. Perkembangan ini terus diikuti dengan seringnya diadakan nonton bareng (nonbar) di kafe-kafe. Hal ini membuat para pengurus milis mulai memikirkan didirikannya sebuah fans club. Pertemuan demi pertemuan mulai sering diadakan oleh pengurus milis di Jakarta.

Selain itu, informasi mengenai perkembangan fans club terus disebarluaskan ke anggota-anggota yang berada di luar Jakarta, seperti Surabaya, Bandung, Palembang, dan kota-kota lainnya.

Penulis: Deodatus Pradipto
Editor: Dodi Esvandi
Sumber: Tribun Jakarta
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas