Arsenal ke Indonesia

Walau Tidak Juara, AIS Tetap Cinta Arsenal Sampai Mati

Sebagai klub papan atas Premier League Inggris, bahkan dunia, Arsenal memiliki ribuan penggemar

Walau Tidak Juara, AIS Tetap Cinta Arsenal Sampai Mati
KOMPAS images/VITALIS YOGI TRISNA
Para penggemar tim Arsenal menghadiri Arsenal Fair di Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/7/2013). Arsenal akan melakoni pertandingan uji coba melawan Indonesia Dream Team di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Minggu, 14 Juli mendatang. KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNA 

TRIBUNNEWS.COM – Sebagai klub papan atas Premier League Inggris, bahkan dunia, Arsenal memiliki ribuan penggemar yang tersebar di seluruh dunia. Termasuk tentunya Indonesia, negara yang penduduknya dikenal sebagai penggila sepakbola.

Di Indonesia, komunitas penggemar Arsenal bernama Arsenal Indonesian Supporters disingkat AIS. Mereka adalah kumpulan The Gooners yang memiliki loyalitas dan fanatisme tinggi. Mereka sudah berikrar cinta Arsenal sampai mati. Meski akhir-akhir ini The Gunners paceklik gelar, cinta mereka tak akan pernah pindah ke lain hati.

"Walaupun tidak juara saya tetap cinta. Dijamin saya tidak akan berpaling dari Arsenal," ujar seorang anggota AIS asal Banda Aceh, Mirza, kepada Tribunnews.com, Sabtu (13/7/2013).

Seperti dilansir situs resminya, AIS lahir dari sebuah milis Arsenal di Indonesia, ArsenalTheGunners@yahoogroups.com. Milis itu berdiri sejak awal Desember 2003, atas prakarsa dua orang pendukung Arsenal, Erwin Pires [erPRS7] dan Gege Cuek .

Tujuan awal milis ini adalah untuk memberikan wadah bagi para pendukung Arsenal untuk saling berbagi, bertanya, bertukar informasi seputar Arsenal. Seiring perputaran waktu, anggota milis itu semakin lama semakin berkembang dengan cukup pesat.

Dalam waktu tiga bulan telah terkumpul lebih dari 50 anggota. Perkembangan ini terus diikuti dengan seringnya diadakan nonton bareng (nonbar) di kafe-kafe. Hal ini membuat para pengurus milis mulai memikirkan didirikannya sebuah fans club. Pertemuan demi pertemuan mulai sering diadakan oleh pengurus milis di Jakarta.

Selain itu, informasi mengenai perkembangan fans club terus disebarluaskan ke anggota-anggota yang berada di luar Jakarta, seperti Surabaya, Bandung, Palembang, dan kota-kota lainnya.

Walhasil, pada 24 April 2004 (bertepatan dengan pertandingan Arsenal vs Livepool) di Jakarta, ditetapkan telah berdiri sebuah fans club dengan nama Arsenal Indonesian Supporters (AIS).

Dengan kepengurusan yang baru, AIS pun sudah terdaftar di Arsenal Football Club, London. AIS menjadi komunitas suporter Arsenal yang resmi di Indonesia. "Sejak berdiri 2004, AIS terus berkembang pesat. Kami juga berkembang di berbagai daerah di Indonesia seperti Aceh, Kutai Kertanegara, Kupang, Pekanbaru, dan Manokwari yang terjauh," ungkap Ketua AIS, Bindra, kemarin.

Saat ini, keanggotaan AIS telah mencapai 1.600 anggota dan telah resmi mendirikan 50 regional di kota-kota di Indonesia. Berbagai kegiatan kerap diselenggarakan oleh AIS. Selain berkumpul dan nonton bareng, AIS juga mengirimkan perwakilan mereka ke Stadion Arsenal, Emirates Stadium.

Halaman
1234
Penulis: Deodatus Pradipto
Editor: Dodi Esvandi
Sumber: Tribun Jakarta
Tags
Arsenal
Ikuti kami di
KOMENTAR
klasemen
Tim P M M S K
33141103
2914923
2914923
2814842
2814914
TRIBUNnews.com © 2016
About Us
Help