Selasa, 25 November 2014
Tribun Superball

Timnas U-19 Buru Kemenangan Kedua Lawan Myanmar

Rabu, 11 September 2013 13:59 WIB

Timnas U-19  Buru Kemenangan Kedua Lawan Myanmar
Muchlis Hadi Ning Syaifulloh 

Laporan Wartawan Surya,Eko Darmoko

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA -  Kemenangan Indonesia lima gol tanpa balas atas Brunei Darussalam di Grup B Piala AFF U-19, Selasa (10/9/2013) malam, membawa tumbal bagi skuad besutan Indra Sjafri ini.

Betapa tidak, dua punggawa Garuda Muda mengalami cedera ringan di sela-sela pertandingan lawan Brunei kemarin.

Dua pemain ini adalah Ilham Udin Armaiyn dan Al Qomar Tehupelasury. Mereka mengalami kram di bagian perut saat pertandingan masih berjalan.

Alhasil, kondisi ini memaksa pelatih Indra Sjafri mengganti mereka dengan pemain yang lebih fit.

Ilham Udin digantikan Dinan Yahdian Javier menit ke-36, sedangkan Al Qomar digantikan Paulo Oktavianus Sitanggang menit ke-48.

Namun, kondisi keduanya dipredisikan sudah membaik dan siap tempur saat Indonesia menghadapi Myanmar, di Stadion Petrokimia, Gresik, Kamis (12/9/2013).

“Ilham dan Al Qomar mengalami kram di perutnya.  Apa yang dialami Ilham dan Al Qomar ini sudah ditangani tim medis. Ini hanya cedera ringan yang disebabkan tekanan psikologis saja. Mereka sudah tampil bagus di laga perdana lawan Brunei, di laga selanjutnya lawan Myanmar, mereka pasti akan membaik,” papar Indra Sjafri, pelatih Timnas Indonesia U-19.

Disinggung mengenai adanya rotasi pemain jika kedua pemain ini belum bisa diturunkan saat lawan Myanmar, Indra mengaku belum memikirkannya. Pasalnya, ia harus melihat kondisi pemainnya hingga jelang kick off dilakukan. Semua kemungkinan masih bisa terjadi.

Namun, siapa yang pantas dan dinilai siap untuk tampil, maka akan diturunkan dalam laga lawan Myanmar.

“Soal rotasi pemain, lihat nanti saja hingga kondisi terakhir jelang kick off. Yang jelas kami tetap mengejar kemenangan lawan Myanmar. Karena kami target juara dan tidak mungkin apabila menargetkan juara kami harus kalah dari Myanmar,” tegas Indra.

Dijelaskan Indra, persaingan di Grup B sangat panas dan ketat. Dari pertandingan satu ke pertandingan lainnya, kualitas tim makin meningkat.

Selain harus menghadapi Brunei dan Myanmar, Evan Dimas dkk harus mengganyang Malaysia, Vietnam, dan Thailand di fase Grup B.

Terkait lawan Myanmar, Indra mengaku sudah mempelajari kekuatan Myanmar.

Indra mempelajari rekaman pertandingan Myanmar vs Malaysia yang berakhir 1-1 kemarin.

Baginya, Myanmar adalah tim kuat, ini terbukti dengan hasil Myanmar sanggup menahan Malaysia.

“Myanmar tim bagus, mereka sukses menahan Malaysia. Anak-anak tidak boleh meremehkan Myanmar,” imbuh Indra.

Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas