Pilih Selangor, Andik Vermansah Lewatkan Kesempatan Berkembang

Bintang sepak bola timnas Indonesia U-23 Andik Vermansah secara resmi sudah berlabuh di klub Liga Malaysia Selangor.

Pilih Selangor, Andik Vermansah Lewatkan Kesempatan Berkembang
erfan hazransyah/surya
Andik Vermansah 

TRIBUNNEWS.COM – Bintang sepak bola timnas Indonesia U-23 Andik Vermansah secara resmi sudah berlabuh di klub Liga Malaysia Selangor. Sebelum kesepakatan tercapai, Andik. dikabarkan menarik minta perhatian sejumlah klub papan atas Eropa seperti Manchester United, PSV Eindhoven, dan AS Monaco.

Di Selangor, Andik yang menjadi tulang punggung timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2013 kabarnya memperoleh gaji hingga Rp 1,5 miliar atau nyaris tiga kali lipat dari yang ditawarkan klub Jepang, Ventforet Kofu.

Andibachtiar Yusuf, promotor yang mengundang Andik ke Ventforet Kofu menyayangkan motif keputusan Andik. Menurut Ucup, panggilan Andibachtiar Yusuf, jika mempertimbangkan karier, Jepang justru memberikan peluang untuk berkembang lebih tinggi ketimbang Malaysia. Secara sistem, Liga Jepang sudah dikenal ketimbang Liga Malaysia.

Ucup sempat menemani Andik melakukan latihan di Ventforet Kofu pada 5 hingga 11 Oktober 2013. Ventforet Kofu akan mengontrak Andik dengan bayaran 50 ribu dolar Amerika Serikat (Rp 553 juta) per musim. Jumlah itu di luar bonus kemenangan, fasilitas mobil, dan apartemen. Ventforet Kofu juga akan melibatkan Andik di setiap kerja sama yang mereka lakukan.

"Memang secara duit lebih kecil, tapi ke depannya lebih bagus. Jepang adalah kesempatan untuk mengembangkan diri. Liga mereka bisa dibilang paling mapan di Asia Timur. Pemain Eropa seperti Hulk, Leonardo, dan pelatih Arsenal Arsene Wenger, sempat merasakan atmosfer Liga Jepang," ungkap Ucup kepada Berita Kota Super Ball, Senin (2/12/2013) malam.

"Kalau main di situ (Ventforet Kofu), memang nggak ada jaminan bisa ke Eropa. Tapi banyak hal penting yang bisa dipelajari seperti budaya dan pengembangan karakter sebagai pesepak bola profesional. Dengan segala hormat, Liga malaysia memang terlihat lebih menjanjikan secara uang tetapi untuk potensi maju ke depan, ya Jepang-lah," tambah Ucup.

Sementara itu, Muly dan Andik tidak menjawab pesan singkat atau telepon media ini ketika hendak diminta konfirmasi.

Penulis: Eko Priyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved