• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 Juli 2014
Tribun Superball

Suporter Protes Nonton Laga ISL di TV Berbayar

Sabtu, 1 Februari 2014 16:57 WIB
Suporter Protes Nonton Laga ISL di TV Berbayar
Indonesia Super Liga

TRIBUNNEWS.COM – Kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2014 bergulir mulai Sabtu (1/2/2014). Pecinta sepak bola nasional pun banyak menantikan pertandingan sepak bola berkualitas.

Sebanyak 22 klub berpartisipasi membawa nama daerah masing-masing untuk meraih gelar juara. PT Liga Indonesia telah memastikan 95 persen laga ISL 2014 akan disiarkan langsung. Termasuk laga-laga dari daerah Papua, yang selama ini sulit disentuh siaran langsung.

Sayangnya, tidak semua laga ISL dapat disaksikan di TV nasional. Sebab ada beberapa laga termasuk pertandingan big match yang akan disiarkan di televisi berbayar.

Untuk sisi produksi siaran langsung, semuanya dipegang oleh BV Sport. Sementara sajian siaran langsung pertandingan ISL 2014 ditayangkan oleh stasiun televisi milik MNC Group, dan televisi berbayar K-Vision selaku pemegang lisensi resmi penyiaran ISL 2014.

Suporter pun mengeluh. Sebab timbul kekhawatiran pertandingan tim kesayangan tidak dapat disaksikan di TV nasional, melainkan di TV berbayar. Tentu saja ini membuat suporter harus mengeluarkan biaya yang besar untuk berlangganan.

“TV nasional memang menyiarkan, tapi itu semacam perantara. Hak penuh ada di K-Vision. Pembagian siaran langsung pertandingan tidak jelas,” ujar Gilang Ginanjar, salah satu anggota kelompok suporter Aremania.

“Bisa saja laga-laga besar sudah dipesan K-Vision. Tapi untungnya dari Sumatera sampai ke Papua pertandingan bisa dinikmati asal ikut TV berbayar. Yah, terpaksa langganan TV berbayar kalau mau nonton ISL,” ujarnya.

K-Vision merupakan TV berbayar milik Kelompok Kompas Gramedia (KG). Suporter The Jakmania pun mengeluhkan adanya siaran langsung laga kompetisi ISL di TV berbayar. Kelompok suporter pendukung klub Persija Jakarta ini tidak mempermasalahkan siaran langsung Macan Kemayoran disiarkan di TV berbayar, namun mereka meminta adanya sosialiasi terkait hal ini.

Pertandingan Persija Jakarta vs Barito Putera di Stadion Demang Lehman, Martapura pada Sabtu malam, merupakan siaran perdana laga ISL di K-Vision. “Kemarin sih kita sudah sempat membahas ya, bukan masalah bayar atau gratisnya, tapi sosialisasi tentang KVision ini yang terkesan mendadak,” tulis akun twitter @JakOnline.

“Dan, sedikit agak nyeleneh, KVision aja belum launching, masih siaran percobaan, jadi aja gini, banyak yg kecewa. *parabola mana parabola*,” imbuhnya.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Dodi Esvandi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas