Piala Dunia 2014

Argentina Harus Kerja Keras Jika Ingin Juara

Messi menilai timnya harus kerja keras jika ingin menjuarai Piala Dunia 2014

Argentina Harus Kerja Keras Jika Ingin Juara
bolivia.com
Tiga pemain depan Timnas Argentina (dari kiri ke kanan) Angel Di Maria, Sergio Aguero, dan Lionel Messi saat sesi latihan jelang laga kontra Iran. 

TRIBUNNEWS.COM – Penyerang Argentina, Lionel Messi, menilai timnya tampil bagus ketika menang 3-2 atas Nigeria pada laga grup F di Beira-Rio, Kamis (26/6/2014). Namun demikian, Messi menilai timnya harus kerja keras jika ingin menjuarai Piala Dunia 2014.

Messi mengatakan Nigeria sanggup meladeni permainan Argentina dan memiliki pemain yang bagus. Namun demikian, Messi menilai Argentina tetap layak menang karena memiliki tim yang bagus.

“Kami tampil agresif, kami tampil brilian dan tetap solid. Hari ini kami saling mengingatkan untuk bersatu, sebagai penyerang, kami harus membantu lini tengah dan pertahanan,” ungkap Messi kepada FIFA.com seperti dikutip Tribunnews.com.

Kemenangan Argentina tidak diraih secara mudah. Nigeria tidak butuh waktu lama untuk menyamakan kedudukan setelah Messi menjebol gawang mereka. Hanya semenit setelah gol Messi pada menit ketiga, tendangan Ahmed Musa dari sisi kiri kotak penalti melengkung mulus ke tiang jauh tanpa sanggup dijangkau Sergio Romero.

Nigeria mencetak gol penyama kedudukan menjadi 2-2 ketika pada menit ke-47. Lagi-lagi, Ahmed Musa menjadi pencetak gol penyama kedudukan Nigeria. Musa menuntaskan kerjasamanya dengan Emmanuel Emenike dengan tendangan di dalam kotak penalti.

Argentina berbalik unggul tiga menit berselang. Eksekusi tendangan penjuru Ezequiel Lavezzi dituntaskan Marcos Rojo dengan sontekannya di mulut gawang.

“Saya mencetak dua gol, namun kami harus kerja keras untuk terus meningkatkan penampilan. Ini adalah Piala Dunia yang langka karena banyak hasil yang mengejutkan. Kami harus tetap tenan. Bisakah kami menjuarainya? Kami terus membawa mimpi,” ujar pemain Barcelona tersebut.

Penulis: Deodatus Pradipto
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help