Presiden Tiongkok Xi Jinping Ingin Jadikan Liga Tiongkok Panutan Sepakbola Dunia

Sebut saja Carlos Tevez yang dilaporkan sepakat dengan kontrak 84 juta euro atau sekitar Rp 1,2 triliun.

Presiden Tiongkok Xi Jinping Ingin Jadikan Liga Tiongkok Panutan Sepakbola Dunia
CBC
Presiden China Xi Jinping di KTT APEC di Lima, ibukota Peru 

Laporan Wartawan SuperBall.id, Imadudin Robani Adam

TRIBUNNEWS.COM - Liga Tiongkok saat ini sedang menjadi liga yang paling banyak dibicarakan oleh orang-orang.

Dana yang seakan tak ada habisnya membuat beberapa pemain top Eropa didatangkan dengan biaya transfer dan gaji yang sangat luar biasa tinggi.

Sebut saja Carlos Tevez yang dilaporkan sepakat dengan kontrak 84 juta euro atau sekitar Rp 1,2 triliun.

Selain Tevez, ada juga Alex Teixeria yang bergabung ke klub CSL, Jiangsu Suning, dengan nilai 50 juta euro atau sekitar Rp 702 miliar.

Selain membeli pelatih dan pemain top eropa, Liga Tiongkok memiliki salah satu strategi jitu untuk menjadi liga yang dipandang di dunia.

Salah satunya adalah membeli saham mayoritas di Liga Inggris.

Seperti dilansir dari SunSports, Senin (9/1/2017), pakar sepak bola Tiongkok, Lu Win, mengatakan pembelian saham di Liga Inggris bisa membuat semuanya menjadi kenyataan.

"Presiden kami Xi Jinping ingin memenangi Piala Dunia dalam 20 sampai 30 tahun ke depan," kata Lu Win.

Dikatakan Lu Win, Presiden Xi Jinping berambisi menjadikan sepak bola Tiongkok sebagai panutan dunia.

"Dia ingin Tiongkok memiliki liga yang lebih besar dari Liga Inggris. Jika orang-orang di sini membeli klub Inggris, mereka dapat meningkatkan saham Tiongkok di Liga Inggris," kata Win.

"Semakin banyak orang yang bertanggung jawab terhadap tim Inggris, semakin mereka dapat para ahli dan membuat profil pemain asing di Tiongkok tinggi," paparnya.

Selain itu para pemilik dari Tiongkok akan senang hati menjual atau meminjam pemain dari tim Inggris karena bisa membantu meningkatkan kualitas liga di sana dan membawa kebaikan kepada presiden.(*)

Editor: Husein Sanusi
Sumber: SuperBall.id
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help