Liga Champions

Liga Champions Harapan Terakhir Leicester City

Di Piala FA, mereka kandas di putaran kelima setelah dibekap klub Divisi Tiga Milwall, bulan lalu

Liga Champions Harapan Terakhir Leicester City
Harian Super Ball
Harian Super Ball edisi Selasa (14/3/2017) halaman 1 

TRIBUNNEWS.COM - Ibaratnya, Liga Champions adalah napas terakhir Leicester City untuk menjaga gengsi sebagai jawara Inggris.

Peluang Leicester untuk mempertahankan gelar di Liga Inggris sudah tertutup. Bahkan, Foxes atau Rubah bisa jadi terdegradasi ke Championship (divisi dua) jika lengah.

Di Piala FA, mereka kandas di putaran kelima setelah dibekap klub Divisi Tiga Milwall, bulan lalu.

Jadi, satu-satunya peluang Leicester meraih gelar musim ini tinggal di Liga Champions.

Namun, klub milik taipan Thailand Vichai Srivaddhanaprabha ini harus menghapus defisit satu gol saat menjamu Sevilla (Spanyol), Rabu (15/3/2017) dini hari WIB, pada laga kedua babak 16 besar di Stadion King Power.

Selain itu, Leicester masih dalam masa transisi kepelatihan setelah manajemen mereka memecat Claudio Ranieri dan menggantikannya dengan Craig Shakespeare, akhir Februari lalu.

Dua laga perdana Shakespeare berakhir dengan kemenangan 3-1 atas Liverpool dan Hull City di Liga Inggris.

Prestasi Leicester justru lebih cemerlang di Liga Champions. Pasukan Rubah lolos ke babak 16 besar setelah menjadi juara grup.

Leicester meraih gelar juara grup di antaranya dengan menyapu bersih seluruh kemenangan pada tiga laga kandang di King Power.

Rapor biru di stadion berkapasitas 32.262 penonton tersebut membuat Jamie Vardy yakin, timnya akan melewati adangan Sevilla, sekaligus menjaga gengsi sebagai jawara Inggris.

Halaman
12
Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help