Liga Italia

Inter Milan Rindu Dapatkan Tiga Poin

Mauro Icardi cs gagal mengamankan tiga poin ketika menghadapi Torino, Sampdoria, Crotone, dan AC Milan.

Inter Milan Rindu Dapatkan Tiga Poin
Daily Mail
Selebrasi Pemain Inter Milan 

TRIBUNNEWS.COM - Sejak menang telak 7-1 atas Atalanta pada giornata ke-28,  performa Inter Milan langsung merosot tajam pada empat laga  berikutnya di kompetisi Serie A.

Mauro Icardi cs gagal  mengamankan tiga poin ketika menghadapi Torino, Sampdoria,  Crotone, dan AC Milan.

Dalam laga melawan Torino, Inter hanya bermain imbang 2-2.  Selanjutnya, I Nerazzurri dipecundangi di kandang sendiri ketika  Sampdoria berhasil mencuri tiga poin setelah menang 1-2.

Tren  negatif itu berlanjut ketika Inter lagi-lagi kehilangan tiga  poin usai dibekuk Crotone yang merupakan tim papan bawah dengan  skor 2-1.

Inter sebenarnya berpeluang mengakhiri rentetan hasil buruk itu  dalam duel derby Della Madonnina ketika menghadapi rival sekota  mereka, AC Milan. Sempat memimpin 2-0, Inter gagal  mempertahankan skor tersebut lantaran kebobolan dua gol pada  tujuh menit terakhir hingga laga berakhir dengan kedudukan  imbang 2-2.

Setelah menjalani empat laga dengan hasil yang tak memuaskan,  Stefano Pioli tak mau lagi melihat timnya kehilangan tiga poin  ketika bertamu ke Artemio Franchi dalam duel melawan Fiorentina  pada giornata ke-33 Serie A, Minggu (23/4) dini hari. Juru  taktik Inter itu masih yakin timnya mampu mengejar selisih lima  poin dari Lazio yang bertengger di urutan keempat klasemen  sementara.

Pioli diprediksi akan menggunakan pengalamannya untuk menghadapi  mantan klubnya tersebut. Ya, Fiorentina memang bukan klub yang  asing bagi pria 51 tahun ini. Semasa masih aktif sebagai pemain,  Pioli pernah berseragam Fiorentina selama enam tahun. Meski  begitu, Pioli mengakui bermain di Florence selalu sulit lantaran  Fiorentina mampu menghentikan tim-tim besar ketika bermain di  kandang sendiri.

"Kami selisih lima poin dari tim peringkat empat dan akan  bertanding melawan mereka (pada giornata ke-37). Hari Minggu  akan sulit, pertandingan sulit melawan tim yang bermain bagus  dan dipimpin pelatih yang bagus. Penting kembali dari Florence  dengan tiga poin," ujar Pioli seperti dilansir Football Italia.

"Saya enam tahun berada di Florence, merasakan kepuasan namun  juga kekecewaan. Saya ingat ketika (Fiorentina) terdegradasi.  Bermain di Florence selalu sulit. Mereka menghentikan semua tim  besar. Tapi laga yang kami mainkan sejak November menjadi sulit  karena kami dalam posisi mengejar," sambungnya.

Mantan pelatih Lazio ini menilai Inter sebenarnya bisa  menyelesaikan laga dengan hasil positif. Sayangnya, kesalahan  yang kerap dilakukan pemainnya membuat tiga poin terbuang sia- sia. Ia menegaskan target kemenangan ketika melawan Fiorentina  merupakan sesuatu yang penting.

"Kami hanya berpikir memainkan tim terbaik, kembali ke  jalurkemenangan dan menyelesaikan musim dengan hasil positif.  Dua masalah menghukum kami belakangan ini. Penguasaan bola,  karena kami mudah kehilangan penguasaan bola dan situasi bola  mati. Kami harus memperbaikinya," paparnya.

Di luar masalah taktik, kata Pioli, masalah Inter saat ini  adalah kurangnya konsentrasi pemain. Ia mencontohkan laga  terakhir ketika melawan Milan, di mana pemain Inter mulai  kehilangan konsentrasi memasuki menit-menit akhir. "Dalam  beberapa pertandingan terakhir, kami kurang konsentrasi selama  95 menit. Ini kesalahan yang harus kamu bayar," ucapnya.

Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Husein Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help