Luis Milla Sudah Pantau Bek Kontestan Liga Eropa Ini: Dia Mau Tidak Main untuk Indonesia?

Beberapa waktu yang lalu, Sandy Walsh mencuri perhatian pecinta sepak bola tanah air dengan postingannya di media sosial.

Luis Milla Sudah Pantau Bek Kontestan Liga Eropa Ini: Dia Mau Tidak Main untuk Indonesia?
instagram @sandywalsh
Sandy Walsh. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelatih timnas Indonesia, Luis Milla, tertarik untuk mengabulkan niat Sandy Walsh yang ingin memperkuat tim Merah-Putih.

Sandy Walsh adalah pemain dengan paspor Belanda yang mempunyai darah Indonesia dari ibunya.

Ibu Sandy Walsh sendiri lahir di Swiss, besar di Inggris, dan punya garis keturunan Indonesia.

 
 Sementara ayahnya lahir di Inggris dan mempunyai garis keturunan Irlandia.

Beberapa waktu yang lalu, Sandy Walsh mencuri perhatian pecinta sepak bola tanah air dengan postingannya di media sosial.

Pemain Zulte Waregem berdarah Indonesia, Sandy Walsh, menggunggah pelindung tulang kering miliknya bergambar Garuda Pancasila.
Pemain Zulte Waregem berdarah Indonesia, Sandy Walsh, menggunggah pelindung tulang kering miliknya bergambar Garuda Pancasila.

Saat itu, pemain berusia 22 tahun itu mengunggah deker miliknya yang dihiasi lambang negara Indonesia, Garuda Pancasila, dengan latar bendera Indonesia, merah putih.

Deker itu digunakannya pada ajang Liga Europa, saat klubnya Zulte Waregem bertandang ke markas Lazio, Jumat (29/9/2017).

Luis Milla pun menyambut positif hal tersebut dan mengaku akan senang jika mantan pemain timnas U-20 Belanda itu bisa memperkuat timnya.

"Saya sudah memantau Sandy Walsh dari jauh dan ini kabar bagus karena saya senang ada banyak pemain berkualitas," kata Luis Milla, di Hotel Aston, Bekasi, Selasa (3/10/2017) lalu.

Milla ingin memastikan terlebih dahulu, apakah sang pemain itu sendiri punya rencana membela Garuda di ajang internasional.

"Masalahnya, dia mau tidak main untuk Indonesia? Coba tanyakan ke federasi (PSSI). Bisa tidak mereka menaturalisasikannya. Dan dokumennya juga harus dilengkapi," katanya memberi saran.

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: SuperBall.id
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help