Liga Spanyol

Cara Kondogbia Redam Emosi Lawan Mantan Klub

Pemain tim nasional Perancis menyebut kunjungan ke Estadio Sanchez Pizjuan hal isitimewa namun ujian berat bagi timnya.

Cara Kondogbia Redam Emosi Lawan Mantan Klub
DOK @VALENCIACF
Gelandang anyar Valencia, Geoffrey Kondogbia. DOK @VALENCIACF 

TRIBUNNEWS.COM - Gelandang Valencia, Geoffrey Kondogbia mencoba untuk menyingkirkan rasa emosionalnya ketika kembali melawan klub lamanya,
Sevilla dalam lanjutan LaLiga akhir pekan ini.

Setelah bergabung dengan Sevilla pada tahun 2012 pada usia 19 tahun dari RC Lens, Kongdobia memiliki performa yang luar biasa pada musim pertamanya di LaLiga.

Ia berhasil memukau para pengamat dengan keterampilannya menguasai bola serta kemampuan fisiknya yang luar biasa.

Setelah itu ia sempat memperkuat klub Monaco dan Inter Milan, sebelum akhirnya bergabung dengan Valencia pada musim panas lalu.

Pemain tim nasional Perancis tersebut mengatakan bahwa mengunjungi Estadio Sanchez Pizjuan sebagai lawan akan menjadi hal yang “istimewa” secara pribadi dan merupakan ujian berat bagi timnya.

“Ini tentu saja tidak mudah“ kata Kondogbia.

“Saya akan mencoba menyingkirkan emosi saya dan memberikan segalanya untuk klub saya saat ini. Hal tersebut tentunya akan menjadi sesuatu yang spesial bagi saya. Dalam konteks sepakbola, akan sangat sulit karena semua orang tahu seberapa kuat Sevilla di rumahnya sendiri, tapi saya harap kami bisa menang. Itulah tujuan kami”.

Kondogbia mengatakan dia diperlakukan dengan sangat baik di ibu kota daerah otonomi Andalusia tersebut dan telah memiliki banyak teman selama 12 bulan dia tinggal di sana.

“Saya selalu mengenang masa-masa saya tinggal di kota itu” katanya.

“Saya masih muda pada saat itu dan bermaindi Sevilla merupakan pengalaman pertama saya di liga Eropa. Saya sangat berterima kasih dengan klub tersebut. Saya sangat menyukai pengalaman saya di sana dan saya diperlakukan dengan sangat baik. Saya mendapatkan beberapa teman baru di dalam maupun di luar kegiatan sepak bola.”

Penulis: Reynas Abdila
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help