Liga Indonesia

Sriwijaya FC Masih Butuh Dua Pemain Tambahan untuk Kejar Target Juara Liga dan Piala Indonesia

ebagai tim yang baru terbentuk dengan kekuatan 60 persen pemain baru, Sriwijaya FC merasa siap menuju kompetisi domestik, Liga 1 musim 2018.

Sriwijaya FC Masih Butuh Dua Pemain Tambahan untuk Kejar Target Juara Liga dan Piala Indonesia
Tribun Kaltim
Selebrasi para pemain Sriwijaya FC usai memenangkan Piala Gubernur Kaltim (PGK) II 2018 di Stadion Utama Palaran, Ahad (4/3/2018). Sriwijaya FC menjadi juara setelah di final mengalahkan Arema FC 3-2. 

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Sebagai tim yang baru terbentuk dengan kekuatan 60 persen pemain baru, Sriwijaya FC merasa siap menuju kompetisi domestik, Liga 1 musim 2018.

Apalagi, Sriwijaya FC berhasil merebut gelar juara turnamen pramusim Piala Gubernur Kaltim dan dan meraih peringkat ketiga pada Piala Presiden 2018.

Hasil pramusim ini tentunya menjadi modal positif bagi klub berjulukan Laskar Wong Kito.

Selama pertandingan pramusim, Sriwijaya FC juga terbilang tim yang cukup produktif dan paling kecil kemasukan.

Dari 11 kali main, anak asuh Rahmad Darmawan berhasil memasukan 18 gol dan kebobolan 11 kali dari laga waktu normal.

Tentunya dengan hasil ini, juara pada Piala Gubernur Kaltim 2018 memunculkan optimisme manajemen Sriwijaya FC terhadap Hamka Hamzah Cs.

Manajemen Sriwijaya FC tidak sungkan menyebut target akan menjadi yang terbaik pada Liga 1 dan menjuarai Piala Indonesia 2018.

”Klub ini sebenarnya baru akan diluncurkan di Palembang Square Mall pada 9 Maret 2018,” kata Ucok Hidayat, manajer Sriwijaya FC.

”Bagi manajemen, pemain, dan pelatih, skuat Laskar Wong Kito siap untuk mengangkat trofi pada kompetisi musim ini.”

Sriwijaya FC sejauh ini belum komplet untuk komposisi pemain mereka.

Sekarang, skuat Laskar Wong Kito baru memiliki 28 pemain dan akan dipenuhi menjadi 30 nama sesuai batas kuota.

”Kami masih membutuhkan dua pemain lagi. Setelah itu, kami baru benar-benar lengkap dan siap untuk mengikuti kompetisi musim ini,” kata Ucok

Namun sang manajer secara mengejutkan juga mengatakan, tidak begitu mengenal sepak bola secara mendalam, sehingga semua masalah teknis diserahkan kepada tim pelatih.

”Kalau kami semangat, tentunya mereka juga semangat. Yang terpenting bagi kami, bagaimana bisa melakukan pendekatan untuk saling menyenangkan satu sama lain.”

Editor: Toni Bramantoro
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help