Liga 1

Pelatih Persib Sempat Berang Merasa Timnya Dianaktirikan PSSI, Komdis Beri Respons

Pelatih Persib Bandung Mario Gomez berang lantaran merasa timnya dianak tirikan oleh PSSI dan Liga 1 2018.

Pelatih Persib Sempat Berang Merasa Timnya Dianaktirikan PSSI, Komdis Beri Respons
BolaSport.com/Suci Rahayu
Ekspresi pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez saat mendampingi timnya melawan Madura United pada laga pekan ketujuh Liga 1 2018 di Stadion Gelora Ratu Pamellingan, Pamekasan, Jawa Timur, Jumat (4/5/2018) sore. 

TRIBUNNEWS.COM - Pelatih Persib Bandung Mario Gomez berang lantaran merasa timnya dianak tirikan oleh PSSI dan Liga 1 2018.

Dalam dua laga yang dilakoni timnya, ia merasa kecewa lantaran pemain lawan tak mendapatkan sanksi, padahal melakukan aksi tak terpuji kepada bek andalannya, Bojan Malisic.

Pelanggaran pertama, ketika pemain Arema FC, Arthur Cunha menanduk dengan sengaja kepada pemain Bojan, 15 April 2018 lalu.

Terakhir, ketika Maung Bandung menjamu Persipura Jayapura, 12 Mei 2018 lalu. Ketika itu, Bojan mendapatkan sikutan di bagian muka oleh Abdoulaye Maiga saat pertandingan baru memasuki 10 menit pertama.

Walau pelanggaran keras itu tertangkap oleh kamera, namun PSSI tak memberikan sanksi apapun kepada dua pemain tersebut. Persib pun sempat melakukan protes, namun tak digubris ketika pertandingan berlangsung.

Sejurus kemudian, Mario Gomez menghampiri para wartawan seusai memimpin latihan sore di Lapangan Sport Jabar Arcamanik, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung, Selasa (14/5/2018).

Pelatih kebangsaan Argentina itu mengaku kesan lantaran tidak ada yang membahas soal kejadian yang merugikan timnya tersebut.

"Tidak ada orang yang membicarakan ini, jika kalian (media) tidak membicarakan soal ini di media kalian, saya tidak akan berbicara lagi sama kalian," ujar Mario Gomez, sambil berlalu.

Sementara itu, penerjemah Persib, Fernando Soler, menambahkan bahwa Mario Gomez kesal dan meminta media untuk membahas kejadian yang menimpa timnya. Sebab, Mario Gomez sengat merasa dirugikan dengan peristiwa tersebut.

"Minta Bantu, itu harus dikasih tahu kepada semua orang, dari mulai wasit, dari federasi, PT Liga, PSSI dan semua lawan," ujar Soler.

Halaman
123
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help