PSG Marah Merasa Ditikam Presiden Liga Spanyol dari Belakang Soal Neymar

Presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi marah, karena merasa ditikam dari belakang oeleh Presiden Liga Spanyol, Javier Tebas, soal Neymar.

PSG Marah Merasa Ditikam Presiden Liga Spanyol dari Belakang Soal Neymar
zimbio
Nasser Al-Khelaifi 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi, menanggapi tuntutan yang dilontarkan oleh Presiden La Liga, Javier Tebas, pada FIFA dan UEFA.

Presiden La Liga, Javier Tebas, mendorong FIFA dan UEFA untuk menyelidiki isu transfer PSG setelah memecahkan rekor pembelian pemain tahun lalu atas nama Neymar.

Neymar dibeli PSG dari FC Barcelona seharga 222 juta euro atau setara Rp3,8 triliun.

Dilansir BolaSport.com dari Marca, terkait hal itu Nasser Al-Khelaifi menyinggung perbuatan yang dilakukan oleh Javier Tebas.

Menurut Al-Khelaifi, dia tidak pernah menggunjing tentang Javier Tebas.

"Saya tidak pernah berbicara tentang Tebas di belakangnya, tetapi dia melakukannya kepada saya," kata Nasser Al-Khelaifi. BACA SELENGKAPNYA DI SINI

Editor: Hery Prasetyo
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help