Liga Italia

Maurizio Sarri di Cap Buruk Oleh Presiden Napoli

Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, mengklaim bahwa alasan uanglah yang menyebabkan Maurizio Sarri pergi dari I Partenopei dan mau melatih Chelsea

Maurizio Sarri di Cap Buruk Oleh Presiden Napoli
zimbio.com
Maurizio Sarri 

TRIBUNNEWS.COM, NAPOLI - Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, mengklaim bahwa alasan uanglah yang menyebabkan Maurizio Sarri pergi dari I Partenopei dan mau melatih Chelsea. 

Aurelio De Laurentiis sempat dibuat pusing ketika Chelseamelakukan pendekatan kepada Maurizio Sarri yang masih menangani Napoli pada musim panas lalu.

Bahkan, hal itu membuat ia merekrut Carlo Ancelotti sebagai nakhoda Napoli kendati Maurizio Sarri belum benar-benar hengkang ke Chelsea.

Aurelio De Laurentiis
Aurelio De Laurentiis (gettyimages.ie)

Kini, Maurizio Sarri telah resmi menjadi pelatih Chelsea.

Aurelio De Laurentis pun membeberkan sisi buruk sang mantan anak buah sesaat sebelum benar-benar memutus kerjasama yang dijalin sejak 2015, untuk membiarkannya hijrah ke kubu Stamford Bridge.

Hal itu terkait permintaan gaji yang Sarri minta kepada dirinya.

"Saya pikir, saya telah menemukan pelatih yang akan bertahan di Napoli untuk waktu yang lama. Namun, pada titik itu, semuanya lantas terhubung dengan masalah uang," kata De Laurentiis.

"Tiba-tiba, media mengompori dengan mengatakan bahwa nilai kontrak harus disesuaikan. Jadi, berapa nilai kontrak yang harus disepakati? Semula dari 700 ribu menjadi 1,5 juta euro (permusim)," terangnya.

Sang Presiden Napoli itu pun mengaku mendengar bahwa pelatih 59 tahun itu ingin menjadi kaya dengan penyesuaian nilai kontrak.

Seakan-akan ia menilai bahwa pelatih 59 tahun itu seperti mata duitan.

"Saya juga mendengar ia berucap bahwa pada kontrak yang akan datang ia ingin menjadi kaya," tegas pria kelahiran Roma pria 69 tahun lalu itu.

"Sarri mendeklarasikan diri mencintai kota ini (Naples)? Ya, saya percaya, tetapi setelah itu saya berpikir: Apa jadinya jika ia hanya memanfaatkan saya seperti sebuah bank?"

Editor: Toni Bramantoro
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved