Pengaturan Skor

Satgas Antimafia Bola Perdalam Pemeriksaan Soal PSS Sleman Vs Madura FC di Liga 2 2018

kasus dugaan pengaturan skor pada pertandingan PSS Sleman melawan Madura FC di Liga 2 2018 kian didalami

Satgas Antimafia Bola Perdalam Pemeriksaan Soal PSS Sleman Vs Madura FC di Liga 2 2018
bolasport.com
Selebrasi PSS Sleman saat meraih gelar juara Liga 2 2018 usai mengalahkan Semen Padang dengan skor 2-0 di partai final di Stadion Pakansari, Cibinong, Selasa (4/12/2018). 

TRIBUNNEWS.COM - Satgas Antimafia Bola kembali memperdalam pemeriksaan tentang kasus dugaan pengaturan skor pada pertandingan PSS Sleman melawan Madura FC di Liga 2 2018.

Kali ini, Satgas Antimafia Bola memanggil Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot S Dewa Broto, untuk dimintai keterangan di Gedung Oumbusmand, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (7/2/2019).

Gatot S Dewa Broto mengaku ini menjadi pemeriksaan kedua oleh Satgas Antimafia Bola.

Ia diperiksa sejak pukul 09.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB dalam suasana yang kondusif.

Kepada awak media, Gatot S Dewa Broto mengatakan pemeriksaan hari ini lebih banyak pertanyaan ketimbang sebelumnya.

Pertanyaan-pertanyaan dari Satgas Antimafia Bola lebih kepada perkembangan pada pemeriksaan pertama pada 26 Desember 2018.

Gatot S Dewa Broto mengatakan ia ditanya tentang Hidayat selaku anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang sudah mundur pasca kasus dugaan pengaturan skor dalam laga PSS Sleman melawan Madura FC di Liga 2 2018.

Ia mengaku tidak mengenal dengan Hidayat.

"Saya sampaikan bahwa saya tidak kenal dengan Hidayat yang merupakan anggota Exco PSSI yang mundur," kata Gatot S Dewa Broto.

Gatot S Dewa Broto juga menambahkan bahwa ia ditanyakan apakah mengenal Manajer Madura FC, Yanuar, oleh Satgas Antimafia Bola.

Halaman
12
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved