Home »

Techno

»

News

Delapan Perusahaan Siap Garap Proyek Pita Lebar Indonesia  

“APJATEL akan terus berperan mendorong pemerintah merealisasikan regulasi yang mengakomodir kebutuhan para penyelenggara telekomunikasi."

Delapan Perusahaan Siap Garap Proyek Pita Lebar Indonesia   
HANDOUT
Delapan perusahaan anggota APJATEL terlibat di proyek pembangunan jaringan pita lebar di Indonesia. Program ini dijalin bekerja sama dengan PT Jabar Telematika, BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Indonesia merealisasikan dukungannya menyukseskan program pembangunan program Pita Lebar Indonesia (Broadband Indonesia) melalui penandatanganan Perjanjian Kerjasama Induk Sewa Infrastruktur Pasif Jaringan Telekomunikasi.

Perjanjian ini melibatkan anggota APJATEL dengan PT Jabar Telematika (BUMD milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat), yang ditandatangani pada Rabu (14/6/2017) lalu di Jakarta.

Ade Tjendra, Ketua Bidang Kerjasama Antar Lembaga APJATEL dan Direktur Komersial MNC Play mengungkapkan, anggota APJATEL siap memberikan dukungan kepada asosiasi dalam rangka mewujudkan rencana pemerintah menyediakan infrastruktur bersama untuk pendistribusian jaringan broadband berbasis teknologi fiber optic ke seluruh Indonesia.

Sebelumnya, APJATEL menjalin kerjasama dengan PT Jakarta Infrastruktur Propertindo  - JIP (BUMD milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta). Ke depan, kerjasama akan dilanjutkan demi memperluas jaringan kabel fiber optic.

Pemanfaatan teknologi fiber optic dapat mewujudkan internet dengan koneksi yang stabil serta dapat menjamin ketahanan dan keamanan informasi. Ada delapan perusahaan penyelenggara telekomunikasi yang bergabung di kerjasama ini.

Mereka adalah PT MNC Kabel Mediakom (MNC Play), PT Amron Citinet, PT Cendikia Global Solusi, PT Technology Data Indonesia, PT Jala Lintas Media, PT Mora Telematika Indonesia, PT Parsaoran Global Datatrans dan PT Nap Info Lintas Nusa.

“APJATEL akan terus berperan mendorong pemerintah merealisasikan regulasi yang mengakomodir kebutuhan para penyelenggara telekomunikasi,” ujar Lukman Adjam, Ketua APJATEL dalam keterangan pers tertulisnya kepada Tribunnews, Kamis (15/6/2017) .

Pemerintah telah menetapkan pembangunan pita lebar Indonesia tahun 2014-2019 sebagai rencana strategis meningkatkan daya saing bangsa yang dituangkan melalui Keputusan Presiden Nomor 96 Tahun 2014.

Tahun 2016, pemerintah memulai pembangunan Sistem Jaringan Kabel Laut Palapa Ring Barat, Tengah dan Timur yang akan menghubungkan seluruh wilayah kepulauan di Indonesia.

Penulis: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help