Home »

Techno

»

Apps

Sukses Raih Sertifikasi PCI DSS 3.2, GTN Data Center Serius Garap Fintech

GTN Data Center Menyatakan telah sukses penuhi standar sistim keamanan global dengan keberhasilannya meraih sertifikasi Payment

Sukses Raih Sertifikasi PCI DSS 3.2, GTN Data Center Serius Garap Fintech
Istimewa

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- GTN Data Center Menyatakan telah sukses penuhi standar sistim keamanan global dengan keberhasilannya meraih sertifikasi Payment Card Industry Data Security Standard (PCI DSS) versi 3.2.

Keberhasilan ini membuktikan bahwa GTN Data Center mampu menjadi mitra pilihan setiap fintech startup yang dipersyaratkan harus PCI compliant. Komitmen terhadap kualitas yang mengedepankan layanan yang aman dan andal ini juga menjadi salah satu topik pembahasan dalam seminar “How to Build Secure and Reliable Data Center” hari ini (12/10) di Hotel Fairmont Jakarta.

GTN Data Center yang dioperasikan oleh PT Graha Teknologi Nusantara (GTN), anak usaha PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) ini, terus menunjukkan komitmennya sebagai salah satu data center dengan level kualitas dan keamanan tertinggi di Indonesia.

GTN Data Center terbukti mampu meningkatkan kualitas keamanannya ke level global yang diakui internasional, disamping mendukung pelanggan untuk pemenuhan kepatuhan antara lain dari Peraturan Bank Indonesia dan Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) sehingga PCI compliant.

“Sebuah perusahaan dikatakan PCI compliant jika perusahaan tersebut menyimpan, memproses, dan mentransmisikan informasi kartu dengan memenuhi standar PCI DSS. Dan GTN Data Center dengan sertifikasi PCI DSS 3.2 yang telah diraihnya menjadi pilihan yang tepat untuk pemenuhan standarisasi tersebut, sehingga mampu terus memberikan layanan terbaik dan aman bagi pelanggan,” ujar Wahyudi Chandra, Presiden Direktur PT Multipolar Technology Tbk (MLPT).

PCI DSS merupakan sertifikasi standar keamanan informasi yang berlaku global dan wajib dimiliki semua organisasi yang menangani atau terkait dengan proses transaksi kartu kredit, kartu debit, kartu ATM dan e-money, sehingga keamanan dan kenyamanan pengguna kartu terlindungi.

GTN Data Center serius dengan pengelolaan keamanan dan selalu menjalankan seluruh tindakan pencegahan agar data pembayaran dari pemegang kartu tetap aman, sehingga pelanggan GTN Data Center yang beroperasi di ruang lingkup finansial seperti Bank, Payment Gateway, e-Commerce, Merchant, Call Center, ATM, EDC, dan Mobile POS Service Provider dapat berfokus ke pengembangan bisnis utamanya.

“Diraihnya sertifikasi PCI DSS ini menunjukkan bahwa kualitas sistim keamanan GTN Data Center telah teruji dan telah siap menangani pelanggan di sektor fintech. Apalagi di era digital saat ini dimana transaksi dengan kartu kredit, kartu debit atau e-money makin meningkat, tentunya potensi yang membahayakan keamanan transaksi juga makin besar sehingga pengelolaannya tentu harus ditangani secara profesional,” jelas Miko Yanuar, Direktur PT Graha Teknologi Nusantara (GTN).

“Dan demi terjaganya kualitas yang telah diraih, kami akan terus memastikan agar seluruh proses kerja dari pengamanan data transaksi kartu selalu diupdate, dimonitor dan diperbaharui setiap tahunnya,” tambah Miko.

PCI DSS menyediakan dasar persyaratan teknis dan operasional yang dirancang untuk melindungi data sensitif pemegang kartu agar terhindar dari risiko pencurian identitas, pembobolan kartu, dan di sisi lain meningkatkan standar keamanan dan kredibilitas di lingkungan pelaku usaha, serta terhindar dari potensi kerugian akibat pencurian data nasabah atau pelanggannya.

“Di Indonesia, hanya beberapa data center saja yang telah bersertifikasi PCI DSS, dan GTN Data Center adalah salah satunya. Artinya, GTN Data Center telah siap mendukung proses bisnis dan proses aplikasi para pelaku usaha dengan layanan yang terjamin kualitas keamanannya, baik dari sisi data center maupun infrastruktur pelaku bisnis yang mengacu pada standar internasional,” ujar Rukman Suriawarsita, Assistant Vice President ControlCase.

Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help