ePoE, Teknologi Kabel Coaxial untuk Penghantar Listrik dan Data

Di pameran ini Dahua juga menghadirkan berbagai perangkat yang mendukung ePoE antara lain seri kamera, recorder dan switching.

ePoE, Teknologi Kabel Coaxial untuk Penghantar Listrik dan Data
TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN
Di pameran 'Indonesia Infrastructure Week 2017' di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, 8-10 November 2017, Dahua Technology memamerkan ePoE, singkatan dari extended Power over Ethernet (ePoE). Perangkat ini memungkinkan penggunaan kabel coaxial sebagai penghantar listrik dan data antara camera dan recorder, sehingga hanya dibutuhkan satu kabel untuk power dan data. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selain memamerkan drone dengan spesifikasi kebutuhan industri, Dahua Drone X820, selama pameran 'Indonesia Infrastructure Week 2017' yang berlangsung sejak hari ini, Rabu (8/11/2017) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Dahua juga memamerkan sejumlah peranti pendukung aplikasi smart city di Indonesia.

Diantaranya, solusi keamanan untuk kategori perumahan, solusi untuk industrial, high-rise building, solar panel atau off grid, drone, control center, alarm dan access control, hingga berbagai seri terbaru kamera HDCVI dan teknologi ePoE dan perangkatnya.

Salah satu yang diandalkan adalah ePoE, singkatan dari extended Power over Ethernet (ePoE). Peranti ini memungkinkan penggunaan kabel coaxial sebagai penghantar listrik dan data antara camera dan recorder, sehingga hanya dibutuhkan satu kabel untuk power dan data.

Di pameran ini Dahua juga menghadirkan berbagai perangkat yang mendukung ePoE antara lain seri kamera, recorder dan switching. 

ePoE juga mendukung berbagai fitur canggih antara lain resolusi 4K, Starlight yang dapat mengimbangkan cahaya dalam keadaan gelap.

Peranti ini sudah dilengkapi teknologi Smart H.265+, codec yang dapat mengkompresi file ke ukuran relatif kecil dengan kualitas tetap baik untuk menghemat space penyimpanan.

Dengan teknologi ePoE, jarak yang dapat dihubungkan antara network switch dengan kamera mencapai 800 meter, sehingga dalam penggunaan praktisnya sangat efisien dalam instalasi, perangkat dan biaya yang dibutuhkan. Teknologi ini diperkenalkan Dahua Technology di pameran  'Indonesia Infrastructure Week 2017 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (8/11/2017).
Dengan teknologi ePoE, jarak yang dapat dihubungkan antara network switch dengan kamera mencapai 800 meter, sehingga dalam penggunaan praktisnya sangat efisien dalam instalasi, perangkat dan biaya yang dibutuhkan. Teknologi ini diperkenalkan Dahua Technology di pameran 'Indonesia Infrastructure Week 2017 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (8/11/2017). (TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN)

Dipamerkan pula perangkat pendukung teknologi ePoE yang dilengkapi fitur Intelligent Video System seperti Face Detection, Tripwire, Intrusion, Missing Abandon Detection.

“Untuk pengawasan di area luas misalnya gudang, taman, atau area parkir outdoor, kamera biasanya tersebar luas dan terpencar jauh dari control center. Dengan teknologi ePoE, jarak yang dapat dihubungkan antara network switch dengan kamera mencapai 800 meter, sehingga dalam penggunaan praktisnya sangat efisien dalam instalasi, perangkat dan biaya yang dibutuhkan," sebut Herry Tjhin, Project Sales Manager Dahua Indonesia.

Di masa lalu penggunaan CCTV membutuhkan investasi yang mahal dan hanya bisa dipasng di area tertentu saja.

"Sekarang kondisinya sudah berubah. Sistem keamanan sangat diperlukan di mana saja. Kami memahami hal ini dengan menawarkan one stop solution untuk berbagai macam kebutuhan sistem keamanan," kata Ari Purnomo, Vice President PT. Pasifik Teknologi Indonesia.

Ari menjelaskan, pihaknya menyediakan beragam solusi untuk beragam fungsi dan penggunaannya dengan line up lengkap, mulai dari kebutuhan rumahan, toko, hingga proyek skala besar.

Ragam perangkat dan teknologi pengamanan ini ditampilkan di booth Dahua di Main Hall booth A4-20. Pameran Indonesia Infrastructure Week 2017 akan berlangsung hingga 10 November 2017.

Penulis: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help