Home »

Techno

»

News

Tujuan Alibaba Benamkan Platform Augmented Reality di Bisnis Ritel Offline

Alibaba Group selama ini identik dengan layanan e-commerce. Tampaknya, status itu tak bakal lagi bertahan lama.

Tujuan Alibaba Benamkan Platform Augmented Reality di Bisnis Ritel Offline
TRIBUNNEWS.COM/FAJAR
Transaksi reeal time Alibaba Global Shopping Online Festival 

TRIBUNNEWS.COM, SHANGHAI - Alibaba Group selama ini identik dengan layanan e-commerce.

Tampaknya, status itu tak bakal lagi bertahan lama setelah perusahaan yang didirikan Jack Ma itu merambah bisnis ritel offline.

Buktinya, Alibaba mengembangkan ritel offline atau fisik dengan sentuhan teknologi di sejumlah wilayah di Tiongkok.

Vice President dan Co Founder Alibaba Joe Tsai mengungkapkan sentuhan teknologi yang dimaksud yakni diaplikasikannya augmented reality (AR).

Teknologi AR diklaim bakal menarik calon konsumen lantaran menawarkan pengalaman berbelanja yang unik.

Baca: Mulai Pharell Williams sampai Nicole Kidman Buka Festival Belanja Online Alibaba

"Belanja itu hiburan dan ini akan menarik bagaimana kami kembangkan augmented reality di beberapa store kami," ujarnya di Shanghai, Sabtu dinihari waktu Shanghai (11/11/2017).

Contoh konkretnya adalah Hema. Supermarket yang dikembangkan Alibaba ini sudah mencapai 20 gerai yang tersebar di berbagai kota di Tiongkok.

Alibaba menyematkan platfrom khusus dalam pengelolaan supermarket.

Lewat platform itu, calon konsumen dapat berbelanja secara mandiri mulai dari memilih produk sampai membayar tanpa bantuan kasir.

Atau opsi lainnya, berbelanja secara remote di mana daftar belanjaan akan dihimpun pekerja Hema untuk kemudian dikirim ke rumah konsumen.

Penulis: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help