Pelopori Penggunaan 5G, Huawei Libatkan 500 Insinyur dan Kucurkan Duit 600 Juta Dollar AS

Selama 30 tahun berkonsentrasi pada industr itelekomunikasi, Huawei menghubungkan sepertiga daripopulasi dunia

Pelopori Penggunaan 5G, Huawei Libatkan 500 Insinyur dan Kucurkan Duit 600 Juta Dollar AS
Tribunnews/Eko Sutriyanto
Ruang resepsionis di salah satu kantor Huawei di Beijing Tiongkok 

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING - Pengembangan R&D rupanyab menjadi fokus Huawei terus menyediakan produk dan solusi inovatif untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Huawei mengelontorkan lebi hdari 10 persen pendapatan tahunan diinvestasikan dalam R&D.

"Investasi R&D USD 62,5 Miliar pada 10 tahunterakhir," kata Presiden Marketing and Sales Service, Huawei Consumer Business Group, Jim Xu kepada wartawam dalam acara APAC Media China Trip 2018 di kantor pusat Huawei di Shenzhen.

Tidak hanya itu, Huawei saat ini siap mempelopori penggunaan teknologi 5G.

Untuk mencapai itu, sembilan pusat R&D global 5G, lebih 500 insinyur dan yang sebesar 600 juta dollar AS diinvestasi untuk pengembangan 5G selama tahun 2018 ini.

Huawei saat ini menduduki peringkat NO.6 pada Top 10 Global R&D Investment Company dan memiliki 74.307 paten.

"Selama 30 tahun berkonsentrasi pada industri telekomunikasi, Huawei menghubungkan sepertiga daripopulasi dunia," katanya.

Bagaimana kinerja tahun 2017 lalu.

Huawei mencatat pendapatan di 2017 USD36 miliar, tumbuh 30% pertumbuhan YOY.

Huawei sendiri telah mengirim 153 juta unit smartphone.

"Huaweime menduduki NO.3 untuk pangsa pasar smartphone global, 11,3% untuk pangsa pasar global," katanya.

Huawei juga memberikan layanan cloud yakni Huawei Mobile Services mencakup lebihdari 170 negara / wilayah.

Pengguna layanan ponsel Huawei mencapai 7 juta di Wilayah APAC.

Produk Huawei sangat memperhatikan Keamanan chipset, keamanan hardware, keamanan software dan keamanan cloud.

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved