Studi Buktikan Pemilik iPhone Cenderung Orang Berpenghasilan Tinggi

Tak bisa dipungkiri, produk-produk Apple kerap dianggap sebagai barah mewah dan eksklusif.

Studi Buktikan Pemilik iPhone Cenderung Orang Berpenghasilan Tinggi
Twitter
Rumor iPhone X berwarna emas muncul di Twitter. Akun @VenyaGaskin1 yang pertama kali memerlihatkannya. Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "iPhone X Bakal "Merah Merona"", https://tekno.kompas.com/read/2018/03/21/16141557/iphone-x-bakal-merah-merona. Penulis : Yudha Pratomo Editor : Reza Wahyudi 

TRIBUNNEWS.COM - Tak bisa dipungkiri, produk-produk Apple kerap dianggap sebagai barah mewah dan eksklusif.

Bahkan di Amerika Serikat, sebuah penelitian menunjukkan bahwa iPhone dan iPad dapat menjadi indikator besarnya penghasilan seseorang.

Penelitian yang dipublikasikan oleh Universitas Chicago dan Biro Penelitian Ekonomi Nasional Amerika Serikat (NBER) menunjukkan bahwa pemilik iPhone dan iPad cenderung berpenghasilan tinggi.

Dalam setidaknya tujuh dari sepuluh kesempatan (69,1 persen), iPhone menjadi indikasi positif bahwa sang empunya memiliki pendapatan lebih besar dibanding warga kebanyakan.

Penelitian ini dilakukan berdasarkan data tahun 2016 yang masih dianggap relevan dengan kondisi terkini. Perlu diingat bahwa pada tahun 2016,

Apple belum merilis iPhone X yang notebene rentang harganya jauh di atas model iPhone lainnya. Penelitian dilakukan dengan menguji beberapa atribut terhadap para subyek.

Baca: Abdee Slank Pertanyakan Proses Cerai dengan Istri Pertamanya yang Begitu Lama

Atribut tersebut di antaranya adalah konsumsi media, perilaku konsumen, waktu penggunaan, hingga perilaku sosial. Dari atribut inilah peneliti kemudian mengambil kesimpulan berdasarkah hasil uji sampel.

iPad juga indikator penghasilan

Temuan lainnya adalah selain pemilik iPhone, mereka yang memiliki Apple iPad juga cenderung memiliki penghasilan tinggi, dengan kemungkinan sebesar 66,9 persen.

"Mengetahui apakah seseorang memiliki iPad pada tahun 2016 memungkinkan kita untuk menebak dengan tepat apakah orang tersebut masuk dalam kategori pendapatan tinggi atau rendah," ungkap peneliti sebagaimana dikutip dari Mashable, Selasa (10/7/2018).

Halaman
12
Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help