'Lebih Banyak Data, Lebih Banyak Keuntungan', Google Lacak Lokasi Anda Meski Anda Tidak Memintanya

Jika anda pernah mencurigai bahwa Google mengawasi setiap langkah anda, bahkan saat secara tegas anda melarangnya, maka kecurigaan anda benar.

'Lebih Banyak Data, Lebih Banyak Keuntungan', Google Lacak Lokasi Anda Meski Anda Tidak Memintanya
Telegraph.co.uk
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, CALIFORNIA - Jika anda pernah mencurigai bahwa Google mengawasi setiap langkah anda, bahkan saat secara tegas anda melarangnya, maka kecurigaan anda benar.

Investigasi yang baru saja dilakukan oleh Associated Press (AP) telah membuktikan hal itu.

AP menemukan bahwa Google sebenarnya menyimpan data lokasi pengguna Android dan iPhone, bahkan saat pengguna layanan mereka itu telah melakukan pengaturan privasi demi mencegah perusahaan tersebut untuk tidak melakukan hal itu.

Namun Google mengklaim, jika anda mematikan pengaturan 'riwayat lokasi' dalam perangkat anda, perusahaan itu tidak akan bisa menyimpan informasi terkait dimana anda berada.

Selain itu Google menyatakan, anda dapat menonaktifkan riwayat lokasi kapanpun dan jika pengaturan itu dinonaktifkan maka tempat-tempat yang anda kunjungi, tidak akan tersimpan.

Dilansir dari laman Russia Today, Selasa (14/8/2018), hasil laporan investigasi AP memaparkan, beberapa aplikasi Google terus menyimpan data lokasi tanpa izin, bahkan saat pengaturan riwayat lokasi itu dinonaktifkan.

Beberapa contoh yang diberikan AP, termasuk di antaranya aplikasi Google Maps, yang mengambil snapshot dari lokasi anda segera setelah anda membuka aplikasi itu.

Baca: Video Call Terakhir Sang Istri Sebelum Kopilot Wayan Sugiarta Meninggal: Dia Kangen Pengen Pulang

AP mencari tahu masalah ini setelah seorang peneliti pascasarjana di UC Berkeley, K Shankari membuat blog tentang bagaimana perangkat Android miliknya telah memintanya untuk memberikan penilaian mengacu pada perjalanan yang baru-baru ini ia lakukan ke Kohl, meskipun riwayat lokasinya telah dinonaktifkan.

Sementara seorang Ilmuwan Komputer Princeton, Jonathan Mayer mengatakan kepada AP bahwa pengaturan privasi Google harus dibuat lebih jelas.

"Jika anda menginginkan pengguna untuk mematikan riwayat lokasi, maka seharusnya semua tempat tidak terdeteksi dan tersimpan, sepertinya itu hal yang cukup sederhana," kata Mayer.

Kemudian seorang Analis Geospasial senior di perusahaan teknologi periklanan Dstillery, Peter Lenz mengatakan bahwa semua obsesi Google dengan melakukan pelacakan lokasi pengguna, tentu saja berkaitan dengan pendapatan iklan.

"Mereka membangun informasi iklan dari data, lebih banyak data yang mereka miliki, mungkin berarti lebih banyak keuntungan yang diperoleh," kata Lenz.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved