Dengan CE & SOC, XL Ingin Pastikan Kualitas Layanan Tetap Prima

Pusat monitoring menjadi sarana utama XL Axiata untuk memastikan tetap primanya kualitas semua layanan

Dengan CE & SOC, XL Ingin Pastikan Kualitas Layanan Tetap Prima
XL Axiata
Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara (kiri ) bersama Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya ( kanan ) meninjau pusat monitoring XL Axiata yang baru dalam acara peresmian pusat monitoring kualitas layanan terpadu yang baru bernama “Customer Experience & Service Operation Center”, di Jakarta. Rabu (15/8). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- PT XL Axiata Tbk meresmikan Customer Experience & Service Operation Center” (CE & SOC) atau pusat monitoring kualitas layanan terpadu terbarunya.

Pusat monitoring menjadi sarana utama XL Axiata untuk memastikan tetap primanya kualitas semua layanan, seiring dengan terus meningkatnya jumlah pelanggan dan juga trafik layanan.

CE & SOC yang diresmikan terdiri dari ruang monitoring yang terintegrasi untuk 4 NOC (Network Operation Center) yang berbeda, yaitu Jaringan Telco, IT Infrastructure, IT Apps, dan Billing.

Melalui fasilitas canggih ini, XL Axiata akan memiliki visibilitas yang lebih baik dan spesifik dalam memastikan kualitas layanan layanan, misalnya terkait layanan game, media sosial, streaming, broadband baik perumahan maupun bergerak, juga bisnis enterprise.

Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini mengatakan, pusat monitoring baru yang berada di XL Axiata Tower ini juga akan semakin memudahkan XL Axiata dalam memantau dinamika layanan terkait semakin berkembangnya layanan data/Internet, termasuk perilaku penggunaan layanan oleh pelanggan pada suatu layanan.

"Kami ingin memastikan semua pelanggan mendapatkan layanan terbaik, kami membutuhkan suatu pusat komando yang mampu memonitor secara terus menerus kondisi layanan secara menyeluruh,” kata Dian dalam keterangan persnya, Kamis (16/8/2018).

Dijelaskannya, pusat komando dan monitoring CE & SOC ini juga dirancang guna mengantisipasi kebutuhan-kebutuhan monitoring di masa depan.

Hal ini tidak terlepas dari rencana pengembangan jaringan dan adopsi teknologi terbaru di masa depan, termasuk kemungkinan mengaplikasikan teknologi 5G, IoT, dan M2M sesuai dengan semakin berkembangnya pemanfaatan teknologi digital untuk berbagai upaya meningkatkan produktivitas usaha dan bisnis.

Penulis: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved