Noorcoin Demokan Aplikasi Mobile Dihadapan 57 Negara Anggota OKI

Noorcoin dikembangkan dengan kepatuhan akan hukum Syariah nasional negara yang bersangkutan

Noorcoin Demokan Aplikasi Mobile Dihadapan 57 Negara Anggota OKI
Ist
Noorcoin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Noorcoin  meluncurkan demo aplikasi mobile-nya untuk 57 negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di sesi tahunan the Islamic Chamber of Commerce, Industry & Agriculture (ICCIA) OKI  di Jakarta beberapa waktu lalu.

Pendiri dan Chief Executive Officer (CEO) Noorcoin, Sofia Koswara menyampaikan, negara-negara anggota OKI, seperti Brunei dan Kerajaan Arab Saudi telah secara serius akan menggunakan Noorcoin.

Bank-bank di Arab Saudi dan Dewan Zakat negara mulai berpikir untuk menggunakan uang digital sebagai alternatif dari transaksi-transaksi finansial jangka panjang.

"Kami percaya bahwa setelah demo aplikasi selesai, pengguna Noorcoin akan tumbuh dalam beberapa bulan kedepan,” katanya.

Baca: Ucapan Terima Kasih Ezechiel Ndouassel untuk Bos Persib Bandung Bikin Bobotoh Penasaran

Chief Operations Officer (COO) Noorcoin, Thomas Yudhistira mengatakan, tujuan demo aplikasi ini tidak hanya untuk menguji masalah teknologi, namun juga budaya dan lingkungan peraturan perundangan di setiap 57 negara anggota OKI.

Sebagai contoh, terdapat kesalahpahaman yang umum terjadi di timur tengah terhadap mata uang digital karena dianggap bertentangan dengan hukum Syariah. 

Baca: Kinerja Industri Bank Perkreditan Rakyat ( BPR) dan BPR Syariah Masih Tumbuh

Muhammad Abu Bakar (seorang ahli hukum Islam tersertifikasi) dalam sebuah laporan mengatakan bahwa cryptocurrencies dibolehkan oleh hukum Syariah.

Noorcoin dikembangkan dengan kepatuhan akan hukum Syariah sehingga kami yakin kami bisa patuh pada peraturan Syariah nasional negara yang bersangkutan, yang akan dibuktikan dengan testnet ini.

Chief Business Development Officer (CBDO) Noorcoin, Iskandar Purnomohadi mengatakan, demo aplikasi dijalankan menggunakan Ethereum Virtual Server dan Ethereum Ropsten Testnet sebelum implementasi penuh dan transisi ke platform blockchain Zilliqa sekitar kuartal pertama 2019.

Hal ini untuk menunjukkan potensi dari demo aplikasi mobile Noorcoin dan manfaatnya bagi komunitas Muslim.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved