Advertorial

Sepak Terjang Timnas Indonesia di AFF Dari Masa ke Masa

Indonesia bisa dibilang merupakan salah satu tim nasional yang memiliki kekuatan yang tak boleh diremehkan sepanjang ajang AFF berlangsung.

Sepak Terjang Timnas Indonesia di AFF Dari Masa ke Masa
vivo
Pemain Timnas Indonesia Stefano Lilipaly (kanan) bersama rekannya Beto Goncalves dua kiri) merayakan kemenangan timnya melawan Timnas Taiwan pada pertandingan Grup A Asian Games ke-18 di Stadion Patriot, Bekasi, Jawa Barat, Minggu( 12/8/2018). Indonesia dalam pertandingan perdananya melibas Taiwan 4 gol tanpa balas. 

TRIBUNNEWS.COM – Indonesia bisa dibilang merupakan salah satu tim nasional yang memiliki kekuatan yang tak boleh diremehkan sepanjang ajang AFF berlangsung.

Ini terlihat dari catatan timnas Indonesia yang telah berpartisipasi 11 kali telah mengumpulkan gelar lima kali runner up dan satu kali juara ketiga.

Sedangkan dari skill individual, tiga pemain Indonesia berhasil mendapatkan gelar top skor. Mereka diantaranya Gendut Doni dengan 5 gol (2000), Bambang Pamungkas 8 gol (2002), dan Ilham Jaya Kesuma dengan 7 gol (2004).

Walaupun begitu, banyak orang yang masih menyayangkan kenapa hingga kini Indonesia belum menyabet gelar juara.

Bahkan menurut media luar negeri Fox Sports Asia yang dilansir dari Super Skor, menyatakan jika timnas Indonesia adalah tim paling tidak beruntung di piala AFF.

"Indonesia bisa dengan mudah disebut sebagai tim paling tidak beruntung sepanjang sejarah turnamen. Mereka mencapai final dalam lima kesempatan tapi tak pernah mampu menang," tulis Fox Sports Asia.

Fakta tersebut tentu berbanding terbalik dengan peserta AFF lainnya seperti Thailand yang telah meraih lima kali juara, Singapura yang berhasil meraih 4 gelar juara, dan Malaysia yang meraih satu kali juara.

Tetap Optimis

Belum berhasil meraih gelar juara tak menyurutkan rasa optimisme bahwa pada pagelaran AFF 2018 ini Indonesia bisa merebut gelar juara.

Harapan ini diungkapkan gelandang Timnas Indonesia, Febri Hariyadi, yang optimis Indonesia bisa mencetak sejarah pada AFF 2018  kali ini.

“Yang jelas saya percaya dengan kemampuan tim sendiri. Saya percaya tahun ini kami akan mencetak sejarah,” ungkap Febri.

Rasa optimisme juga diperlihatkan salah satu produsen smartphone di Indonesia, yakni Vivo. Dalam jumpa press conference mengumumkan dirinya menjadi official sponsor RCTI yakni official broadcaster AFF Suzuki AFF Cup 2018-2022.

Keyakinan ini bahkan diekspresikan secara percaya diri lewat program “Indonesia Juara,V11 Pro Full Cashback” yang berlangsung dari tanggal 7-25 November 2018.

vivo
vivo ()

Program ini memberikan full cashback alias uang 100 persen kembali pada setiap pembelian Vivo V11 Pro di Shopee Indonesia jika Indonesia berhasil menjadi juara AFF 2018.

Nantinya full cash back senilai Rp 4.999.000 akan dikembalikan berupa Shopee coin yang bisa digunakan untuk berbelanja apapun di Shopee.

Tak hanya itu saja, pada kesempatan yang sama Vivo juga mengajak masyarakat Indonesia untuk menunjukan dukungan mereka terhadap timnas Indonesia secara unik dan kreatif lewat media sosial.

“lewat ajang AFF 2018 ini Vivo Indonesia ingin mengajak sekaligus menantang generasi muda Indonesia sebagai content creator untuk membuat foto atau video yang kreatif untuk menunjukkan dukungan mereka terhadap timnas Indonesia di ajang AFF 2018,” ujar General Manager for Digital and Partnership PT Vivo Mobile Indonesia Fachryansyah Farandy.

Fachry juga menambahkan, dari kampanye tersebut pihaknya akan memberikan kejutan menarik kepada mereka yang berpartisipasi.

“Nanti akan kami beri tahu seperti apa kejutannya. Nantikan saja,” ujar Fachry.

Editor: Advertorial
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved