Aplikasi KO-IN untuk Memajukan Toko Ritel Tradisional

KO-IN memberikan solusi digitalisasi di bisnis ritel dan menyediakan marketplace bagi UMKM di Indonesia

Aplikasi KO-IN untuk Memajukan Toko Ritel Tradisional
Tribunnews/Eko Sutriyanto
Aplikasi KO-IN untuk Memajukan Toko Ritel Tradisional 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Envy Technologies Indonesia dan PT Ritel Global Solusi menghadirkan produk mobile apps dengan brand digitalisasi toko ritel tradisional dan produk-produk UMKM bernama KO-IN (Toko Indonesia).

KO-IN  memberikan solusi digitalisasi di bisnis ritel dan menyediakan marketplace bagi UMKM di Indonesia.

“Tujuan pendirian KO-IN adalah untuk meningkatkan penjualan toko tradisional melalui aplikasi mobile dengan membangun jaringan pemasaran melalui kegiatan digitalisasi toko ritel dan para pelaku UMKM sehingga mendorong penguatan Ekonomi Mikro Indonesia,” kata Devi Erna Rachmawati, Chief Executive Officer KO-IN (Toko Indonesia) di Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Dengan mengusung tagline “Solution of People Need”, saat ini KO-IN memiliki beberapa services, yaitu :
• KO-IN, untuk berbelanja keperluan sehari-hari atau fast moving consumer goods/FMCG.
• KO-UMKM, untuk berbelanja produk-produk UMKM.
• KO-Pulsa, untuk pembelian pulsa elektronik.
• KO-Bills, pembayaran PLN, PAM, BPJS Kesehatan dan lain-lain.
• KO-Travel, pembelian tiket pesawat, hotel, kereta api, kapal laut, bus, travel Umroh, dan lain-lain.
• KO-Fresh, membeli sayuran, daging, frozen food, dan lain-lain.
• KO-Food, food & beverages).
Tahap berikutnya akan dikembangkan layanan aplikasi KO-Gold and KO-Money Changer bekerjasama dengan I Bank.

“Melalui KO-IN akan memudahkan konsumen untuk berbelanja di toko atau warung-warung sekitar lokasi konsumen dengan biaya pesanan layanan antar hanya Rp 2.500," katanya.

Aplikasi KO-IN dapat di download di Google Play Store pada tanggal 9 Desember 2018.

KO-IN didukung oleh beberapa mitra antara lain Bank BNI Syariah, Bank Permata Syariah, Bank Muamalat, DOKU, LazizMU, BMT Muhammadiyah, Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia, Asosiasi Aliansi Indonesia, Hidyatullah, Para pelaku UMKM Indonesia, serta para prinsipal perusahaan FMCG dan mitra strategis lainnya yang sangat mendukung keberadaan KO-IN.

Tias Brian - Chief Operating Officer KO-IN (Toko Indonesia) mengatakan, KO-IN akan dirilis ke publik untuk pertama kalinya di area Depok, tepatnya di Kecamatan Sukmajaya, Minggu  (9/12/2018) di Grand Depok City.

Dalam peluncuran ini akan ada Fun Run dan Bazar UMKM bersama KO-IN yang akan dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Koperasi dan UMKM, Walikota Depok, Dinas UMKM Kota Depok dan seluruh partner, sponsor dari prinsipal produk-produk FMCG dan para pelaku UMKM di Kota Depok”.

KO-IN merupakan hasil karya anak nangsa sebagai sumbangsih untuk Bangsa Indonesia yang didirikan oleh para Founder untuk dapat memberikan value serta sosial impact kepada pemilik warung-warung/toko.

Seluruh point KO-IN menjadi “Center off Trade Business” di masing-masing area dan dapat meningkatkan keinginan konsumen berbelanja ke warung dan meningkatkan pemberdayaan warung-warung kecil (mikro).

Mohd Sopiyan Mohd Rashdi – Chief Executive Officer PT Envy Technologies Indonesia menambahkan,  selain itu juga menyediakan marketplace bagi UMKM Indonesia serta melakukan pembinaan dan bantuan kepada para pemilik warung dan pelaku UMKM.

"Kami bekerjasama dengan LazizMU dan Bank BNI Syariah, Bank Permata Syariah dan Bank Muamalat melalui pemberian fasilitas Kredit Mikro kepada pemilik warung/toko tradisional dan mitra-mitra supplier UMKM KO-IN," katanya.

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved