Kejar Tambahan Pengguna, Hooq Andalkan Tayangan Drama Korea

Sejauh ini, tayangan HOOQ yang paling laku adalah film-film hollywood dan film lokal.

Kejar Tambahan Pengguna, Hooq Andalkan Tayangan Drama Korea
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Head of Brand & Communication Hooq Singapore, Allisan Chew (kiri) dan Director of Content Hooq Indonesia, Dellawati Wijaya memperlihatkan layanan HOOQ di smartphone saat peluncuran di Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Jumat (22/4/2016). Layanan video-on-demand pertama dan terbesar di Asia ini menyajikan layanan hiburan dengan menghadirkan lebih dari 35.000 judul film dan serial tv internasional dan lokal, dengan berlangganan Rp 49.500 per bulan. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Layanan video on demand digital HOOQ berupaya memperluas segmen pasarnya. Saat ini HOOQ juga menyediakan tayangan-tayangan drama korea.

Country Manager HOOQ Indonesia Guntur S Siboro mengatakan baru saja meluncurkan kanal drama korea dua minggu lalu. “Namanya K-Drama, “ ungkapnya, Jum’at (7/12).

Tayangan drama korea diyakini Guntur dapat meningkatkan pelanggan HOOQ karena saat ini drama korea memang sangat diminati.

Baca: HOOQ Akui Nonton Televisi Lebih Nyaman dari Layanan Video on Demand

Sejauh ini, tayangan HOOQ yang paling laku adalah film-film hollywood dan film lokal. Kemudian, ada juga film india atau yang kerap dikenal bollywood yang juga jadi sasaran subsricber HOOQ.

“Apalagi kalau ada subtitlenya,” tambah Guntur.

Saat ini jumlah dowload HOOQ bertambah kurang lebih 100%. Tahun lalu, kata Guntur, total download HOOQ baru sebesar belasan juta sementara kini sudah mencapai 30 juta.

Berita ini sudah tayang di kontan berjudul HOOQ kejar tambahan pengguna lewat drama korea

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved