Wisata Jateng

Wedang Asle Khas Solo: Potongan Agar dan Roti yang Disiram Santan Gurih, Rasanya Bikin Kangen

Meski berlabel wedang, minuman ini tidak disajikan dalam gelas melainkan mangkuk kecil. Cara minumnya pun disendok menggunakan sendok bebek

Wedang Asle Khas Solo: Potongan Agar dan Roti yang Disiram Santan Gurih, Rasanya Bikin Kangen
Tribun Jateng/Rika Irawati
Wedang Asle, minuman tradisional khas Solo. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rika Irawati

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Minuman tradisional tak hanya enak dinikmati tetapi juga selalu menghadirkan rasa kangen.

Di antaranya adalah wedang asle yang bisa ditemukan di Solo.

wedang solo
Menikmati wedang asle di belakang Stadion Manahan, Solo.  (Tribun Jateng/Rika Irawati)

Meski berlabel wedang, minuman ini tidak disajikan dalam gelas melainkan mangkuk kecil. Cara minumnya pun disendok menggunakan sendok bebek (sendok pipih).

Wedang asle terbuat dari ketan putih yang berasa sedikit manis, potongan agar-agar, juga irisan roti tawar dan sedikit gula pasir.

Sebelum disajikan, pedagang akan mengguyur bahan-bahan tersebut dengan santan hangat yang gurih.

"Wedang asle ini sebenarnya dari Malang (Jawa Timur) tapi malah populer di Solo. Kalau di Madiun (Jawa Timur) lebih dikenal sebagai cemoe," ungkap Widodo, pedagang wedang asle di shelter belakang Stadion Manahan Solo.

Seperti ciri wedang lain, wedang asle disajikan hangat.

Itu sebabnya, Widodo meletakkan panci tempat santan di atas bara arang agar kehangatannya selalu terjaga.

wedang solo
Potongan roti yang jadi pelengkap wedang asle.  (Tribun Jateng/Rika Irawati)
Halaman
12
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved