Wisata Aceh

Mengenal Sejarah Aceh di Rumah Cut Nyak Dhien

Rumah Cut Nyak Dhien dibangun kembali tahun 1987 dengan memajang manuskrip dari Museum Negeri Belanda.

Mengenal Sejarah Aceh di Rumah Cut Nyak Dhien
Serambi Indonesia/Nurul Hayati
Rumah Cut Nyak Dhien 

Di sanalah ia mengembuskan napas terakhir dan dimakamkan di daerah setempat.

Cut Nyak Dhien tutup usia dalam umur 60 tahun (1848 - 1908).

Rumah Cut Nyak Dhien

Jejak srikandi dari Tanah Rencong itu sampai sekarang masih bisa dilihat di rumah peninggalannya.

Beralamat di Jalan Banda Aceh – Meulaboh Km 8 Desa Lampisang Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar.

Tribun Travel bertandang ke rumah Cut Nyak Dhien yang telah ditetapkan sebagai sasana budaya.

Rumah yang dibangun tahun 1893 ini merupakan hibah Belanda.

Pemberian ini bukan tanpa alasan.

Sang suami Teuku Umar mengatur srategi perang dengan membelot ke pihak penjajah.

Tak berumur panjang, tiga tahun usai dibangun rumah itu dibakar karena oleh Belanda karena penjajah mendapati Teuku Umar membangkang dan kembali memimpin perang melawan mereka.

Halaman
1234
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved