Wisata Kaltim

Pesona Air Terjun Tanah Merah di Samarinda Ini Memudar Karena Dikepung Tambang Batu Bara

Pesona Air Terjun Tanah Merah di Samarinda ini lama-lama memudar karena dikepung tambang batu bara. Airnya jadi keruh! Haduuuhhh!

Pesona Air Terjun Tanah Merah di Samarinda Ini Memudar Karena Dikepung Tambang Batu Bara
Foto-foto: Tribun Kaltim/ Budhi Hartono
Air Terjun Tanah Merah di Samarinda ini dulu jernih memesona. Kini airnya jadi coklat kotor karena dikepung tambang batu bara. 

Untuk biaya masuk (tiket) setiap pengunjung hanya dikenakan biaya Rp 5000/orang. Untuk kendaraan dikenakan biaya Rp 5.000.

Setiap pengunjung, juga mendapatkan asuransi kerugian Jasaraharja Putera dengan nilai pertanggungan untuk meninggal Rp 2,5 juta, cacat tetap Rp 5 juta dan biaya perawatan maksimum Rp 500 ribu.

Meski hanya diatas lahan seluas 6 hektar, Taman Wisata Air Terjun dilengkapi beberapa bangunan seperti Mushollah, Kemidi Putar (Bantuan dari perusahaan tambang PT Lana Harita), kolam renang anak-anak dan gedung untuk pertunjukan.

"Ini ditemukan sekitar tahun 1975. Tahun 1989 ditetapkan sebagai obyek wisata. Cuma lahan ini milik masyarakat. Dikelola oleh masyarakat. Karyawan kami hanya 12 orang. Digaji dari uang tiket saja. tapi kami bayar corporasi ke pemerintah kota setiap bulan," kata Ketua Pengelolan Taman Wisata Air Terjun tanah Merah, Pujo Winarto, didampingi karyawan lainnya, Minggu (3/1/2016).

Beberapa pohon langka dan bernilai ekonomis masih tegak berdiri kokoh. Sebut saja, beberapa puluh batang pohon Ulin dengan diameter mencapai 3 sampai 5 meter, pohon Gaharu dan pohon Benuang dengan diameter mencapai 7 hingga 8 meter.


Pintu masuk menuju Air Terjun Tanah Merah di Samarinda.

Disekitar lokasi itu, ada beberapa warung yang menjual makanan ringan dan minuman. Memasuki areal air terjun, medan yang dilalui, tidak terlalu sulit.

Meski tanahnya berbukit. Pengelola menyiapkan rumah panggung dan gazebo untuk fasilitas pengunjung yang beristirahat sambil menikmati air terjun Tanah Merah.

"Dulu disini sering untuk camping anak-anak sekolah dan mahasiswa. Rumah panggung itu, biasanya digunakan untuk makan bersama dan rapat juga," ucap Siswanto, Koordinator Lapangan Taman Wisata Tanah Merah, Samarinda.

Rumah panggung dengan ketinggian tiga meter lebih dan luas sekitar 500 meter persegi sering digunakan untuk kegiatan perkemahan dan tadabur alam. Kegiatan dasar pengenalam alam, sering diselenggarakan di Taman Wisata Tanah Merah.

Air terjun Tanah Merah, memiliki ketinggian sekitar 10 meter dari ketinggian kolam. Untuk areal menampung air dikolam air terjun, seluas sekitar 500 meter berbentuk lingkaran, kini sudah terlihat dipagar.

Halaman
123
Editor: Agung Budi Santoso
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved