Wisata Yogyakarta

Warung Pak Bari, Legenda Sate Klatak di Yogyakarta, Mampu Habiskan 10 Ekor Kambing Sehari

Satu porsi sate klathak berisikan dua tusuk sate, dan disajikan dengan kuah gulai yang semakin menambah nikmat menyantap sajian satu ini.

Warung Pak Bari, Legenda Sate Klatak di Yogyakarta, Mampu Habiskan 10 Ekor Kambing Sehari
Tribun Jogja/Hamim Thohari
Sate klatak 

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Hamim Thohari

TRIBUNNEWS.COM, BANTUL - Malam itu di salah satu sudut pasar Jejeran, yang berada cukup jauh dari pusat kota Yogyakarta, tepatnya berada di desa Wonokromo, Kecamatan Jetis, kabupaten Bantul masih terlihat ramai.

Beberapa kendaraan roda empat tampak terpakir di jalan yang berada di tengah pasar.


Tongseng kambing.

Sedang di selasar pasar tradisional tersebut tampak cukup banyak orang, meski sudah tidak ada penjual sayur ataupun sembako.

Orang-orang tersebut adalah para pelanggan sate klathak Pak Bari yang rela antri untuk mendapatkan seporsi sate unik ini.

Bagi masyarakat Yogyakarta, sate klathak mungkin sudah banyak yang mengenalnya.

Tetapi bagi orang di luar Yogyakarta, mungkin masih sedikit asing, karena sate jenis ini memang khas daerah Jejeran.

Sejatinya sate klathak adalah sate kambing yang dibakar di atas bara api, yang membuatnya unik adalah tusukannya.

Alih-alih menggunakan bambu, sate ini menggunakan jeruji roda sepeda sebagai tusukan sate.

Halaman
123
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved