Skyscanner Berbagi Cara Berwisata Cerdas Bagi Wisatawan Indonesia

Skyscanner.co.id mengeluarkan grafik bermanfaat ini untuk menunjukkan biaya tiket pulang-pergi

Skyscanner Berbagi Cara Berwisata Cerdas Bagi Wisatawan Indonesia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Baru-baru ini sejumlah negara di dunia telah memperbarui regulasi dan persyaratan visa mereka – dan hal ini mempengaruhi kemudahan travel warga Indonesia di tahun 2017 – mesin pencarian travel global Skyscanner merilis informasi tentang cara terbaik untuk merencanakan wisata internasional bagi warga Indonesia tahun ini.

Skyscanner.co.id ingin membantu warga Indonesia untuk menghemat waktu, uang, dan menyelamatkan mereka dari pusingnya merencanakan liburan. Karena itu, Skyscanner.co.id mengeluarkan grafik bermanfaat ini untuk menunjukkan biaya tiket pulang-pergi, apakah tujuannya mudah dicapai dengan paspor Indonesia, dan apakah tempat tujuan memiliki biaya hidup yang bersahabat relatif terhadap mata uang Rupiah.

Tiket pulang-pergi terjangkau menurut Skyscanner.co.id memiliki harga di bawah Rp.10.681.600 (US$800). Sementara itu, klasifikasi biaya hidup terjangkau adalah rata-rata biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi satu hari di lokasi wisata bila dibandingkan dengan Rupiah.

Klasifikasi “ramah visa” didasari atas keperluan visa untuk destinasi tujuan serta tingkat kemudahan memperoleh visa. Negara-negara pada grafik di bawah memenuhi satu, dua, atau seluruh kondisi di atas.

Yulianto Balawan, Senior Marketing Manager dari Skyscanner.co.id menjelaskan, “Dengan negara-negara seperti Jepang, Taiwan, dan Korea Selatan yang melonggarkan regulasi visa mereka bagi warga Indonesia, merencanakan liburan ke destinasi tersebut menjadi lebih mudah bagi wisatawan Indonesia.”

Yulianto melanjutkan, “Terlebih lagi, dengan menggunakan fitur Skyscanner.co.id, seperti ‘Month-View’ untuk melihat bulan termurah ketika berlibur ke tujuan tersebut, ‘Ke Mana Saja untuk mencari inspirasi tujuan selanjutnya, atau ‘Info Harga’ untuk selalu memantau perubahan harga, wisatawan Indonesia dapat menghemat waktu dan biaya, serta menjadi wisatawan yang cerdas.”

Seperti yang digambarkan di atas, Skyscanner.co.id telah memilih untuk menampilkan delapan destinasi internasional yang paling terkenal. Tempat-tempat tersebut dipilih atas pertimbangan tiga faktor utama: biaya tiket pulang-pergi menuju destinasi (Rp.10 juta ke bawah merupakan harga tiket yang terjangkau), biaya hidup di lokasi wisata (Rp.106.632 ke bawah merupakan harga konsumsi harian yang terjangkau), dan apakah tujuan wisata dapat dipertimbangkan sebagai tujuan ramah visa.

Seoul di Korea Selatan, bersama Tokyo dan Osaka di Jepang, merupakan tujuan populer bagi warga Indonesia yang ingin mengunjungi Asia. Dua destinasi ini terbilang ramah visa, tapi biaya rata-rata untuk makanan setiap harinya dapat melebihi Rp.106.632 per orang.

Ini membuat Skyscanner.co.id mengeluarkan mereka dari kategori biaya konsumsi yang optimal untuk mata uang Rupiah. Gunakan ‘Month-View’ Skyscanner.co.id dan berlangganan ‘Info Harga’ untuk mendapatkan promo terbaik. Mengunjungi destinasi tersebut di luar musim liburan (peak season) akan membantu menghemat lebih banyak biaya.

Hal yang sama juga berlaku untuk Hongkong, yang juga merupakan destinasi menarik bagi para petualang Indonesia. Kota ini menetapkan regulasi yang ramah visa bagi warga Indonesia, tapi biaya hidup di sana terbilang tinggi bagi mereka yang memiliki pendapatan dalam mata uang Rupiah. Oleh karena itu, aktifkan fitur ‘Info Harga’ Skyscanner.co.id untuk mendapat informasi mengenai penawaran terbaik pada destinasi ini.

Singapura biasanya merupakan pilihan baik bagi Indonesia yang ingin ke luar negeri. Tiket pulang-pergi ke Singapura biasanya meraup biaya kurang dari Rp.4 juta. Sementara itu, dari biaya konsumsi per harinya, Singapura juga cukup bersahabat untuk orang Indonesia.

Singapura juga merupakan tujuan ramah visa. Hal yang sama juga berlaku untuk Kuala Lumpur di Malaysia dan Bangkok di Thailand. Ketiga destinasi ini merupakan pilihan bijak untuk tujuan wisata di tahun 2017.

Seperti yang dapat kita lihat, Perth adalah satu-satunya tujuan di Australia yang bisa dianggap “ramah biaya” berdasarkan klasifikasi Skyscanner.co.id. Namun, lokasi itu kurang ramah visa dan biaya hidupnya kurang terjangkau bagi pelancong Tanah Air. Perth mungkin dapat menjadi tujuan liburan baik bagi wisatawan yang merencanakan perjalanannya dari jauh hari.

Dengan basis pertimbangan di atas, Skyscanner.co.id telah memilih untuk memprioritaskan tujuan-tujuan ini. Disamping itu, Skyscanner.co.id juga menyarankan wisatawan Indonesia untuk merencanakan liburan selanjutnya menggunakan fitur ‘Ke Mana Saja’ agar para wisatawan dapat menemukan lebih banyak pilihan.

Yulianto menambahkan, “Data kami menunjukkan bahwa jumlah warga Indonesia yang akan berlibur ke luar negeri akan meningkat di tahun-tahun mendatang. Kami ingin membantu mereka untuk membuat pilihan yang paling cerdas. Kalau soal membantu warga kita menghemat uang, waktu, dan sakit kepala, Skyscanner.co.id adalah platform untuk mencari penerbangan, hotel, dan rental mobil terbaik. Gunakan sekarang juga dan mulailah berhemat!”

Penulis: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help