Tradisi Sedekah Bumi Orang Jawa di Tabalong

Jauh di perantauan tak lantas membuat masyarakat Jawa di Dusun Tohe, Desa Uwie, Kecamatan Muara Uya, Tabalong, meninggalkan tradisi leluhur.

Laporan Wartawan Banjarmasin Post, Dony Usman

TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG - Jauh di perantauan tak lantas membuat masyarakat Jawa di Dusun Tohe, Desa Uwie, Kecamatan Muara Uya, Tabalong, meninggalkan tradisi leluhur mereka.

Setiap tahun mereka menggelar tradisi Sedekah Bumi sebagai bentuk rasa syukur terhadap hasil panen yang telah didapat.

Tradisi Sedekah Bumi dilaksanakan pada rentang waktu setelah Idul Fitri sampai sebelum Idul Adha.

Pengambilan hari pelaksanaan di antara dua lebaran itu dikarenakan awalnya memang bertepatan juga dengan masa panen.

Masyarakat suku Jawa yang ada di Desa Uwie ini mulai menginjakan kaki di Bumi Sarabakawa sejak tahun 1986 karena mengikuti program transmigrasi.

Setahun setelah memulai kehidupan di perantauan, tradisi Sedekah Bumi pun mulai dilaksanakan secara sederhana.

Seiring perjalanan, dengan tetap mempertahkan tradisi aslinya, proses Sedekah Bumi dari tahun ke tahun turut mengalami perkembangan.

Minggu (30/7/2017) misalnya, berbagai kegiatan turut mewarnai pelaksanaan tradisi Sedekah Bumi. Di antaranya karnaval, lomba olahraga, memasak, dan membuat tumpeng dengan menyusun buah dan sayuran.

Prosesinya diawali mengarak keliling kampung jembulan atau gunungan berisi hasil bumi yang digarap warga setempat.

Halaman
12
Editor: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help