Wisatawan Indonesia Kini Lebih Suka Pesan Paket Liburan via Online

Semakin banyak wisatawan Indonesia yang mengandalkan saluran online untuk membeli produk wisata.

Wisatawan Indonesia Kini Lebih Suka Pesan Paket Liburan via Online
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Warga tengah mengakses situs PT Kereta Api Indonesia dengan menggunakan perangkat android di Kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (10/4/2013). PT KAI mulai memberlakukan pemesanan tiket online melalui perangkat android dan Blackbery dengan tujuan memudahkan layanan kepada warga pengguna kereta. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

TRIBUNNEWS.COM - Semakin banyak wisatawan Indonesia yang mengandalkan saluran online untuk membeli produk wisata.

Perusahaan teknologi pemasaran kinerja, Citeo membagikan hasil temuan dari lembaga riset Euromonitor.

Riset dilakukan terhadap 150 konsumen Indonesia dengan menganalisa gambaran pemenuhan keperluan wisata lewat online.

Riset tersebut menyatakan pada tahun 2016 ada 10,3 juta perjalanan yang dilakukan oleh konsumen Indonesia.

Penjualan perjalanan online melonjak 41,3 persen pertumbuhan majemuk tahunan di 2011-2016.

"Konsumen Indonesia adalah turis yang memahami teknologi dan terbiasa mencari di beberapa perangkat sekaligus untuk mendapatkan penawaran terbaik sebelum memutuskan pembelian mereka," kata Alban Villani, General Manager Criteo untuk Asia Tenggara, Hong Kong dan Taiwan sesuai siaran pers yang diterima KompasTravel, Senin (7/8/2017).

Untuk meningkatkan transaksi, Villani menyarankan situs perjalanan dan Online Travel Agent (OTA) harus berfokus menyediakan pengalaman mobile yang ramah pengguna, mudah digunakan, menyediakan fitur add-on, dan metode pembayaran yang aman.

"Mereka harus berinteraksi dengan pembeli dalam fase penelusuran, pencarian dan
pemesanan," ujar Vallani.

Hasil riset lainnya menyatakan jika konsumen indonesia lebih suka memesan atau mencari layanan produk wisata lewat smartphone (100 persen), diikuti laptop (88 persen), dekstop (60 persen), dan tablet (49 persen).

Ada banyak alasan kenapa smartphone lebih disukai. Antara lain lebih mudah digunakan dibanding medium lain, bisa sambil mengerjakan kegiatan lain, serta adanya aplikasi khusus untuk melakukan pencarian. Memesan atau mencari produk wisata lewat smartphone juga terbilang lebih menyenangkan.

Diperkirakan penjualan atau pencarian produk wisata lewat online akan bertumbuh pesat di tahun 2017-2020, dengan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan mencapai 29,4 persen.

Berita ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul: Pemesanan Produk Wisata via Online Semakin Meningkat

Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help