Ditangan Ibu-ibu Ikan Lele Diolah Menjadi Abon yang Enak

Kandungan gizi dan protein yang dimiliki ikan lele sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Namun bentuk ikan leleyang licin dan berpatil sering membua

TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Kandungan gizi dan protein yang dimiliki ikan lele sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Namun bentuk ikan leleyang licin dan berpatil sering membuat sebagian orang enggan untuk mengonsumsinya.

Namun, di tangan ibu-ibu Kelompok Pengolah dan Pemasar Abon Ikan Sari Mina, Dusun Sempu, Desa Pakembinangun, Kecamatan Pakem, Slemanikan lele diolah menjadi abon ikan yang bisa dikonsumsi semua orang. Selain itu, abon ikan lele pun lebih awet dan tahan lama.

"Pertama kami ada pelatihan dari Disperindag, kami berdiri tahun 2008. Kita beranggotakan 20 orang. Setelah berjalannya waktu namanya kelompok ada yang mengundurkan diri sekarang 10 anggota," jelas Yati Pratiwi (47), ketua kelompok tersebut.

Baca: Memakai Tiga Motif , Ini Harga Beskap untuk Seragam Pernikahan Kahiyang

Yati menjelaskan, pada 2012 perbulannya kelompoknya mengolah 10 kg bahan baku lele. Pada tahun ini, setiap bulannya 50 kg ikan lele mampu diolah kelompok tersebut. Sementara, bahan baku ikan lele Yati dapatkan dari sentra-sentra budidaya ikan lele yang ada di Sleman.

"Seputar Sleman saja lelenya. Dari Minggir, Berbah, dari Cangkringan," cetusnya.

Yati menjelaskan keunggulan ambon ikan lele produksinya memoliki kenunggulan yaitu tidak berbau amis. Yati yang pernah tinggal di Pekanbaru, mendapatkan formula olahan anti amis dari kota tesebut.

Baca: Berbekal Waktu Sepekan, Persija Siap Gulung Persegres

"Pernah di Pekanbaru, kuncinya biar nggak amis rempah harus banyak biar tidak amis. Kalau bahannya yaitu bawang merah, bawang putih, ketumbar, garam, gula dan jahe. Ada juga laos, daun salam, dan daun jeruk. Kami juga tidak menggunankan penyedap rasa," jelasnya. (app)

Editor: Samuel Febrianto
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help