Home »

Travel

»

News

Kemeriahan Tradisi Sedekah Bumi di Kampung Made Jauh Melebihi Lebaran

Warga Kampung Made di Kelurahan Sambikerep, Surabaya, memakai busana terbaiknya. Mereka juga menyiapkan jamuan makan di rumah masing-masing.

Laporan Wartawan Surya, Sulvi Sofiana

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Warga Kampung Made di Kelurahan Sambikerep, Surabaya, memakai busana terbaiknya. Mereka juga menyiapkan jamuan makan di rumah masing-masing.

Pintu rumah mereka terbuka bagi siapa saja untuk menikmati jamuan tersebut. Tak hanya keluarga, tapi juga tetangga dan teman dari kampung lain. Begitu terus selama tiga hari, Jumat-Minggu (27-29/10/2017).

Tradisi itu disebut sedekah bumi dan sudah berlangsung sejak lama secara turun-temurun. Kemeriahannya bahkan melebihi perayaan Idul Fitri atau Lebaran.

Edy Suprayitno (34) warga Kelurahan Made, mengatakan tradisi ini masih bertahan karena kesadaran warga.

Menurutnya, momen sedekah bumi ini menjadi kesempatan untuk reuni dan menjalin silaturahmi dengan kerabat dan teman di luar kampung.

Segala jenis makanan mulai dari bakso, nasi, ayam bakar hingga jajanan pasar disediakan sebagai jamuan. Bahkan Edy menyiapkan makanan untuk dibawa pulang tamunya.

“Kalau pas lebaran biasanya cuma salaman sambil lewat,” ucapnya ketika ditemui SURYA saat menjamu tamunya, Minggu (29/10/2017).

Edy juga sengaja menyisihkan dana khusus untuk sedekah bumi. Sebab, ia juga membuat tumpeng untuk dikumpulkan dan dibagikan pada warga di Punden Singojoyo.

Di Punden Singojoyo sedekah bumi dilakukan dengan membagikan ancak (gunungan hasil bumi) dan tumpeng dari warga pada masyarakat yang hadir di punden tersebut.

“Semua makanan bikin sendiri, ini saya menyiapkan Rp 3 juta. Tapi seneng bisa mengajak kerabat di luar kampung untuk lihat macam-macam acara sedekah bumi di kampung,”paparnya.

Dikatakannya, mayoritas warga di kampungnya memang berprofesi sebagai petani. Lahan pertanian juga cukup besar, sehingga warga cukup senang bisa memberikan hasil pertanian untuk sedekah bumi. (*)

Editor: Willem Jonata
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help