Mengunjungi Kampoeng Selfie di Medan

Kampung yang memiliki keberagaman suku dan agama ini dikemas sedemikian rupa oleh pihak Kecamatan Medan Polonia

Mengunjungi Kampoeng Selfie di Medan
Tribun Medan/Array Argus
Sejumlah ibu-ibu sosialita tampak berfoto di Kampoeng Selfie Lingkungan I, Kelurahan Anggrung, Kecamatan Medan Polonia. Lokasi ini akan dijadikan ikon wisata Kota Medan yang baru, Sabtu (25/11/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN -- Bagi Anda yang tinggal di Kota Medan, Sumatera Utara patut berbangga hati karena kini ada lokasi wisata baru di Lingkungan I, Kelurahan Anggrung, Kecamatan Medan Polonia. Lokasi wisata baru yang bakal menjadi ikon Kota Medan ini diberi nama Kampoeng Selfie.

Kampung yang memiliki keberagaman suku dan agama ini dikemas sedemikian rupa oleh pihak Kecamatan Medan Polonia dengan warna-warna yang mencolok.

Untuk menuju ke kampung ini, wisatawan hanya butuh waktu 30 menit dari pusat kota. Lokasinya pun sangat mudah ditemui, karena berada di tengah kota yang mudah dijangkau oleh kendaraan apapun.

Saat Tribun menyambangi kampung ini, suasananya begitu gembira. Anak-anak berlari-lari sambil membawa handphone mengabadikan gambar dirinya di sepanjang jalan masuk Lingkungan I, Kelurahan Anggrung, Kecamatan Medan Polonia itu.

Tak hanya anak-anak, kalangan ibu-ibu sosialita juga tak ketinggalan. Mereka berdiri pinggiran tembok yang sudah dicat dengan warna pelangi. Sorak-sorai riuh dari kalangan ibu-ibu yang ingin minta difoto.

"Aduh, foto saya dong. Di sini kan cantik lokasinya," kata sejumlah ibu-ibu, Sabtu (25/11/2017). Di tengah keriuhan itu, Camat Medan Polonia, M Agha Novrian yang menggagas kampung ini mengaku butuh satu bulan lebih untuk memperindah Lingkungan I yang sekarang menjadi Kongsi atau Kampoeng Selfie.

"Ini berkat kerjasama pihak kecamatan dan kelurahan. Kami ingin menjadikan kawasan ini sebagai ikon wisata baru Kota Medan," kata Agha semringah. Pria yang pernah menjabat sebagai Lurah Petisah Tengah, Medan Petisah ini mengatakan, mudah-mudahan jumlah wisatawan tahun ini meningkat.

"Ya, tentunya kampung ini menjadi contoh bagi lingkungan dan kelurahan lain. Agar Kota Medan ini dikenal sebagai kota wisata yang ramah dan indah," kata Agha. Konsep watna-sengaja diusung Agha untuk memancing animo masyarakat. Kata Agha, warna-warni merupakan simbol keindahan.

"Siapa saja senang dengan keindahan. Sehingga, kami tuangkan ide keindahan ini di Kampoeng Selfie," kata Agha. Dalam kesempatan ini, pria berkulit kuning langsat itu mengatakan, rumah-rumah yang ada di Lingkungan I, Kelurahan Anggrung akan dicat dengan warna berbeda. Namun, kata Agha, itu dilakukan secara bertahap.

"Sebahagian rumah sudah kami cat. Nanti di bagian dalam juga akan kami lakukan," katanya. Hingga jelang pukul 11.00 WIB, masyarakat yang penasaran tampak berbondong-bondong datang ke Kampoeng Selfie. Mereka mengabadikan dirinya di tembok yang sudah dicat dengan berbagai warna.

Selain ragam warna, Kampoeng Selfie ini tampak bersih dan rapih. Tak ada satupun sampah yang berserak di depan maupun di dalam kampung yang baru saja diresmikan tersebut.(Ray/tribun-medan.com)

Penulis: Array Anarcho
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help