Bermula dari Sakit Hati, Lahirlah Roti Bakar Bungkus Daun Pisang

Melampiaskan rasa sakit hati memang tak seharusnya dengan cara-cara negatif. Justru dari rasa sakit ini muncul ide kreatif.

Bermula dari Sakit Hati, Lahirlah Roti Bakar Bungkus Daun Pisang
surya/pipit maulidiya
Roti bakar bungkus daun pisang Goges buka di Jalan Semolowaru mulai pukul 17.00 sampai pukul 24.00 WIB.. 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Melampiaskan rasa sakit hati memang tak seharusnya dengan cara-cara negatif.

Menurut Bayu Survidansyah (34) sakit hati itu bahkan bak energi besar yang tergantung pemiliknya mau digunakan untuk apa.

"Nah saya memilih untuk menggunakan energi itu untuk hal positif, yaitu membangun usaha roti bakar bungkus pisang ini," kisahnya, Jumat (12/1/2018).

Bayu mengaku sakit hatinya itu kala ditinggal sang pegawai pergi secara mendadak, dan mendirikan usaha roti bakar sendiri.

Perasaan bingung, karena tidak ada pegawai lain kala itu, sementara Bayu sendiri harus bekerja membuatnya mulai putar otak.

"Waktu itu saya masih franchise, dan berjalan satu tahun. Karena pegawai saya keluar kemudian esoknya buka roti bakar sendiri itu, saya ada ide untuk inovasi. Tapi karena franchise jadi nggak bisa diubah-ubah kan. Akhirnya saya hentikan," kisahnya.

Baca: Via Vallen dan Nella Kharisma Masuk Tim Khusus Gus Ipul

Sempat vakum selama 3 bulan, Bayu, Elinda Rizky, Yuli Astuti mencari ide. Bisnis roti bakar memang itu memang mereka bangun bertiga sebagai teman satu kantor.

Persis 3 bulan berlalu, Bayu bercerita jika sang istri, Desi Damayanti yang menyumbangkan ide roti bakar bungkus daun pisang.

"Setelah jalan 1 tahun itu kan masih banyak roti yang tersisa. Istri saya coba-coba pakai daun pisang, eh kok aromanya enak. Lalu saya cari tahu manfaat daun pisang, dan ternyata punya kandungan antioksidan," tambahnya.

Halaman
12
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help