Home »

Travel

»

News

PT Angkasa Pura I Sapkan Dua Program untuk Mendukung Pariwisata Kalimantan Timur

PT Angkasa Pura (AP) I menyiapkan dua program untuk mendukung pariwisata Kalimantan Timur (Kaltim).

PT Angkasa Pura I Sapkan Dua Program untuk Mendukung Pariwisata Kalimantan Timur
TRIBUNKALTIM/TRIBUNKALTIM/ARIDJWANA
NUANSA 3D - Seorang penumpang memperhatikan gambar 3D yang terdapat di lantai hall ruang tunggu Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Senin (15/5). Bandara SAMS saat ini memiliki pemandangan baru yang menyuguhkan 3D bernuansa panorama alam bahari.(TRIBUNKALTIM/ARIDJWANA) 

TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPANPT Angkasa Pura (AP) I menyiapkan dua program untuk mendukung pariwisata Kalimantan Timur (Kaltim).

Dua program tersebut adalah Collaboration Destination Development (CDD) dan insentif landing fee di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS), Sepinggan.

Dua program ini diharapkan mampu mendukung pemenuhan target kunjungan 10 juta wisatawan ke Kaltim tahun 2018.

Sebagai langkah awal, Focus group discussion CDD dilaksanakan, Senin (12/3), di Platinum Hotel, Balikpapan. Tema yang diangkat adalah ‘Elevating East Borneo as Eco Tourism Destination’. Semua stakeholder hadir dalam kegiatan ini.

Ada Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Timur, perwakilan maskapai, hingga pelaku usaha travel dan tourism.

Direktur Pemasaran dan Pelayanan AP I, Devy W Suradji mengatakan, sinergi stakeholder dibutuhkan.

“Sinergi antar stakeholder ini dibutuhkan. Tujuannya agar pengembangan industri pariwisata di Kaltim bisa lebih cepat terakselerasi. Kalau semua berjalan bagus, dampak positifnya bagi pertumbuhan ekonomi ini bisasegera dirasakan,” ungkapnya.

Menurutnya, target 10 juta kunjungan wisatawan tahun bisa juga ini terealisasi. Salah satu caranya dengan membuka pintu udara Kaltim selebar mungkin.

Ditegaskannya, AP I merespons kebutuhan tersebut dengan meluncurkan CDD. Program ini sebelumnya diarahkan untuk 10 kota di Indonesia, termasuk Balikpapan.

Program CDD akan digulirkan dengan 3 tahapan. Mulainya dengan penguatan awareness di industri pariwisatanya. Langkah berikutnya, mengumpulkan para stakeholder pariwisata. Penguatan partisipasi kerja bersama pun dilakukan.

Halaman
123
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help