Dari Istana Boneka hingga Halilintar, Semua Ada di Dunia Fantasi

Dunia Fantasi atau Dufan, bagi rakyat Indonesia sudah terasa seperti kotak kenangan yang menyimpan kenangan dan kesenangan masa kecil

Dari Istana Boneka hingga Halilintar, Semua Ada di Dunia Fantasi

Dunia Fantasi atau Dufan, bagi rakyat Indonesia sudah terasa seperti kotak kenangan yang menyimpan kenangan dan kesenangan masa kecil. Bagaimana tidak, dengan jam terbang pelayanan sejak 1986, Ancol telah menjadi destinasi wisara pilihan keluarga.

Ketika libur sekolah, libur lebaran, libur natal dan tahun baru, atau ketika libur akhir pekan saja, Ancol pasti jadi destinasi pilihan untuk menghabiskan waktu bersama orang tersayang.

Dufan, sebagai pusat hiburan outdoor terbesar di Indonesia menghadirkan berbagai permainan dan wahana untuk semua umur. Mulai dari wahana untuk keluarga, seperti komedi putar yang dilengkapi dengan 40 kuda tunggangannya, istana boneka, gajah terbang, dan masih banyak lagi.

Saat masih kecil, memang tidak banyak wahana ekstrim dan menegangkan yang bisa kita naiki, meski begitu, Dufan tetap menyediakan wahana yang menegangkan untuk anak-anak, seperti contohnya roller coaster untuk anak yang diberi nama Alap-Alap. Bagi anak-anak, sensasi menaiki wahana alap-alap ini tentunya tidak kalah dengan sesnasi menaiki roller coaster untuk dewasa, Halilintar.

Meski sudah lebih dari 30 tahun berdiri dan sempat diterpa masalah Dufan mati lampu, Dufan senantiasa selalu berusaha menghadirkan hiburan terbaik untuk masyarakat Indonesia. Makanya, Dufan terus menambah variasi wahana bermainnya agar para pengunjung tidak bosan dengan wahana yang itu-itu saja.

Dari sekian banyak wahana favorit di Dufan, mayoritas yang menjadi wahana favorit adalah wahana esktrim. Simak beberapa wahana esktris di Dufan yang wajib kamu naiki ketika ke Dufan.

Niagara-gara
Kalau kamu termasuk orang yang tidak keberatan bermain basah-basahan, kamu harus coba wahana Niagara-gara ini. Di wahana ini, kamu akan menaiki sebuah perahu berisi lima orang yang akan membawamu berkeliling melihat anjungan dengan nuansa suku Indian.

Setelah melewati anjungan suku Indian ini, perahu akan dibawa naik, menanjak sekitar 30 meter. Saat tiba di puncak tanjakan, perahu yang kamu naiki akan berhenti sejenak, sebelum akhirnya meluncur dan melesat turun di jalur yang penuh air. Seperti saat kita bermain perosotan, bedanya, yang menyambur di bawah bukanlah pasir, melainkan air.

Arung Jeram
Seperti namanya, di wahana Arung Jeram Dufan kita akan merasakan sensasi bermain arung jeram di sungai yang mengalir deras. Dengan jalur yang berliku-liku, kamu harus siap terkena cipratan air yang datang dari segala arah. Jadi harus siap basah kuyup ketika bermain di wahana ini. Jalau tidak mau terlalu basah, kamu bisa siasati dengan menggunakan jas hujan atau membawa baju ganti.

Kicir-kicir
Mungkin kamu akan sedikit meremehkan wahana satu ini. Karena penampakan wahana ini tidak seperti roller coaster dengan rel panjang dan meliuk-liuknya. Memang, kicir-kicir hanya berbentuk sepasang kursi yang disusun saling membelakangi.

Halaman
12
Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help