Accommindo dan Smailing DMC akan Kembangkan Konten Perjalanan 10 Bali Baru

CEO Smailing DMC, Jason Lim, mengatakan pihaknya akan mengembangkan pemasaran konten yang menginformasikan, menghibur, dan menginspirasi

Accommindo dan Smailing DMC akan Kembangkan Konten Perjalanan 10 Bali Baru
YouTube
pulau komodo 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Agen komunikasi, Accommindo dan Smailing DMC akan mengembangkan konten perjalanan untuk tujuan wisata baru yang diprioritaskan di Indonesia yang dikenal sebagai "10 Bali Baru."

10 tujuan pariwisata yang diprioritaskan, ditetapkan oleh Presiden Jokowi dan Menteri Pariwisata Arief Yahya, adalah Danau Toba (Sumatera Utara), Belitung (Bangka Belitung), Tanjung Lesung (Banten), Kepulauan Seribu (Jakarta).

Kemudian Candi Borobudur (Jawa Tengah), Gunung Bromo (Jawa Timur), Mandalika Lombok (Nusa Tenggara Barat), Pulau Komodo (Nusa Tenggara Timur), Taman Nasional Wakatobi (Sulawesi Tenggara), dan Morotai (Maluku Utara).

CEO Smailing DMC, Jason Lim, mengatakan pihaknya akan mengembangkan pemasaran konten yang menginformasikan, menghibur, dan menginspirasi.

“Kami memiliki 95 tenaga profesional asing dan lokal yang berbasis di Bali dan Yogyakarta yang dapat mendukung promosi 10 tujuan baru ini untuk memenuhi kebutuhan wisatawan in-bound global,” katanya.

Tom O’Brien, Direktur Utama Accommindo, sebuah agen yang berbasis di Bali yang mengkhususkan diri  konten perjalanan dan perhotelan, branding dan komunikasi, setuju bahwa pengalaman lokal yang unik adalah apa yang didambakan turis pada saat ini.

Accommindo dan Smailing DMC akan bekerja sama dengan ide bahwa setiap tujuan memiliki cerita sendiri untuk diceritakan dan pendekatan terbaik untuk pemasaran perjalanan adalah untuk mempengaruhi wisatawan dengan peluang untuk menjelajah.

The Millennial Traveller Report, yang dirilis oleh World Youth Student and Educational (WYSE) Travel Confederation, mengatakan lebih dari 320 juta perjalanan ke luar negeri akan dilakukan oleh turis muda pada tahun 2020, meningkat 47 persen dari 2013.

Namun banyak turis modern tidak puas dengan hanya berada di sekitar pantai untuk menghabiskan seluruh liburan mereka.

Mereka tidak ingin dianggap sebagai turis, dan mereka tidak tertarik dengan tempat wisata.

Sebaliknya, mereka akan menginvestasikan sejumlah uang untuk pengalaman hebat: restoran yang keren, festival musik besar, perjalanan arung jeram atau jalur pendakian unik yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.

Generasi millenial lebih suka melakukan lebih banyak upaya dalam menghemat uang di bagian lain dari kehidupan mereka dan menempatkannya menuju peluang perjalanan yang tepat yang mereka yakini akan memberikan pengalaman khusus.

"Cara ampuh menjangkau masyarakat ini adalah dengan pemasaran konten," katanya.

Accommindo baru-baru ini meluncurkan thenexten.com, sebuah blog yang menampilkan kabar-kabar teranyar tentang destinasi wisata baru di Nusantara dan mendorong pengembangan konten tujuan wisata oleh siapa saja yang berminat, entah itu seorang blogger, videografer atau bisa saja seorang reporter NY Times atau bahkan sebuah grup kru film.

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help