U Stay Hotel Ingin Bantu Pemerintah Dapatkan Devisa

Program pemerintah dalam menggalakkan industri pariwisata disambut baik dunia usaha. Salah satunya melalui industri perhotelan.

U Stay Hotel Ingin Bantu Pemerintah Dapatkan Devisa
Istimewa
Program pemerintah dalam menggalakkan industri pariwisata disambut baik dunia usaha. Salah satunya melalui industri perhotelan. Kehadiran U Stay Hotel diyakini mampu membantu pemerintah meraup devisa. 

TRIBUNNEWS.COM - Program pemerintah dalam menggalakkan industri pariwisata disambut baik dunia usaha. Salah satunya melalui industri perhotelan.

Kehadiran U Stay Hotel diyakini mampu membantu pemerintah meraup pundi-pundi devisa.

Owner U Stay Hotel, Nofel Saleh Hilabi menjelaskan asal muasal brand yang dibuatnya.

"Filosofi U Stay Hotel sendiri adalah berasal dari tagline hotel kami sendiri yaitu 'It's All About You'. Kami ingin mengakomodir permintaan tamu dengan menghadirkan pelayanan yang ramah dengan jaminan produk kebersihan hotel menjadi yang utama demi kenyamanan tamu saat menginap. Semata-mata semua tentang apa yang kamu butuhkan sehingga hotel yang kami ciptakan dapat disenangi para tamu yang menginap," ujarnya kepada wartawan di Jakarta.

Dengan konsep berbiaya rendah, Nofel yakin U Stay Hotel bisa mendongkrak perekonomian. Hal itu didasari pengamatannya atas antusiasme masyarakat yang ingin tinggal di hotel yang bersih dan baik, namun terkendala uang.

Baca: 2 Kekuatan Baru Liverpool Musim Depan Tanpa Membeli Pemain Anyar

Baca: TERBARU Situng Pilpres 2019 KPU, Sabtu pukul 14.15 WIB, Data Masuk di 7 Wilayah Ini Sudah 100 Persen

Baca: Daftar Sponsor Persija Jakarta untuk Liga 1 2019

Pria yang juga salah satu ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ini menyebut alasan membangun U Stay Hotel juga untuk memfasilitasi traveler mancanegara sesuai progam pariwisata pemerintah. Jangan sampai banyak para pelancong yang datang, tapi tempat tinggalnya tidak ada.

"Pemerintah ingin meningkatkan devisa dari sektor pariwisata. Berarti banyak wisatawan mancanegara ke Indonesia, khususnya Jakarta. Otomatis tempat tinggalnya harus ada. Kalau fasilitasnya nggak ada, gimana mau mendatangkan turis. U Stay mendukung program pemerintah," tutur Nofel.

Dia mengatakan, U Stay telah dirancang sejak 2016, dan mulai beroperasi setahun kemudian. Saat ini sudah ada 9 U Stay Hotel. Targetnya dalam 5 tahun ke depan, ada 50 hotel.

"Sebanyak 40 hotel di Jakarta, sisanya akan tersebar di Jawa Barat, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali. Guna mewujudkan rencana tersebut, pihaknya telah menyiapkan modal hingga 350 juta dolar AS atau sekitar Rp 5 triliun."

Nofel mengatakan, U Stay Hotel adalah salah satu brand budget hotel yang dimiliki U Hotels Management, anak perusahaan dari Holding Company Sabika Group Indonesia di bawah naungan PT Sabika Hotel Indonesia.

"Tidak hanya brand U Stay Hotel untuk hotel berbintang 2. Namun masih ada brand lain sesuai dengan klasifikasi masing-masing."

Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved