Sabtu, 31 Januari 2015
Tribunners

Blog Tribunners

Said Abdullah

Pro vs Kontra Tambang Pulau Laut

Selasa, 4 Januari 2011 09:26 WIB

Pro vs Kontra Tambang Pulau Laut
banjarmasin post
Aktivitas lokasi pertambangan di Kalimantan terpantau dari udara, rawan terjadi masalah, diantarannya kerusakan hutan, dan banjir. Biasanya mereka meninggalkan lubang besar berbentuk danau setelah isi perut bumi digali.

Pulau ini semakin hari semakin menarik untuk disimak, mulai dari panorama alam yang begitu mempesona hingga penomena pemerintahan yang semakin terlihat berantakan, walaupun pada dasarnya mereka para petinggi kabupaten kotabaru tenang tenang saja. Semakin santernya isu bahwa Pulau Laut akan ditambang membuat heboh semua kalangan termasuk para petinggi negara sudah di datangi oleh LSM yang menyatakan Menolak Tambang Pulau Laut.

Tujuan mereka beralasan dan sangat wajar jika melirik kepada kehidupan dan kesejahteraan mereka saat ini, mereka pada umumnya adalah masyarakat yang berada didaerah perkotaan dibagian kota kecil yang dinamai kotabaru ini. Karena mereka telah dapat hidup layak dan semestinya, namun ironisnya, mereka yang sudah merasakan kelayakan hidup perkotaan malah mengajak kaum bawah yang hidup juga dibagian perkotaan untuk bersama sama melakukan penolakan, tanpa disadari oleh pihak bawah tersebut bahwa dalang disetiap wayang yang digerakkan pasti sudah punya sekenario terbaik untuk dapat menggugah para penonton.

Namun hal ini akan terus berimbang dengan semakin banyaknya masyarakat yang mendukung pertambangan dan pembangunan jembatan penghubung antara pulau laut dan pulau kalimantan.

Dan inilah mereka yang pro, dari segi kelayakan hidup mereka masih terus menjalani di bawah rata rata kelayakan hidup yang sudah semakin maju dan berkembang di era globalisasi ini, bagi saya pribadi masyarakat di Kabupaten kotabaru ini masih menganut faham diskriminasi, ini terlihat masih berkembangnya pradigma orang kampung, orang sungaian serta orang kota, sehingga masyarakat yang memang letak strategisnya jauh dari perkotaan dikota kecil itu akan merasa sungkan jika harus melanjutkan pendidikan dikawasan perkotaan.

Bahkan mereka yang telah melanjutkan pendidikan diperkotaan akan merasa sangat hebat dibanding dengan orang yang berada didesa mereka, walaupun ini tidak semuanya dapat terlihat namun sangat banyak ditemukan apabila dicari. Fakta seperti ini seperti didengar namun tak coba dilihat oleh petinggi pemerintah Kab. Kotabaru, terbukti dari segi pembangunan dan prioritas untuk memajukannya, sehingga hal ini akan terus menerus berlanjut tak berkesudahan jika pemerintah tetap tutup mata,

Sangat wajar jika masyarakat di pedesaan tersebut akan sangat senang jika didesa mereka ada lapangan pekerjaan yang layak, karena pemerintah sendiri tidak pernah memberikan lapangan pekerjaan bagi mereka di letak strategisnya terkebelakang, Terbukti disetiap adanya Seleksi calon Pegawai negeri dikota ini, yang mengikutinya dari semua pihak, namun yang berhasil hanya mereka yang mempunyai ikatan keluarga dengan para petinggi daerahnya. Ironis bukan, padahal seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil didaerah ini merupakan hal yang sangat bergengsi di Kota Kecil ini.

Pembangunan saat ini hanya berpusat di Kec. Pulau Utara saja padahal kotabaru Pulau Laut merupakan Pulau Kecil yang sangat mungkin untuk dikembangkan, Bagi mereka yang baru pertama kali datang ke Pulau Laut, akan merasakan terawangan indah sebelum memasuki pulau ini, mereka mengira selepas dari penyeberangan dari Batulicin Tanah Bumbu mereka sudah akan bertemu dengan kotabaru.

Halaman123
Penulis: Said Abdullah
Editor: Anita K Wardhani
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas