• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 18 April 2014
Tribunners

Tribunners / Citizen Journalism

Mennakertrans: Pekerja-Pengusaha Jaga Hubungan Industrial

Kamis, 2 Februari 2012 22:10 WIB
Mennakertrans: Pekerja-Pengusaha Jaga Hubungan Industrial
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans), Muhaimim Iskandar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kondisi hubungan industrial di Indonesia akhir-akhir ini sangat dinamis. Untuk menjaga suasana tetap kondusif dalam hubungan industrial dan menjaga momentum pertumbuhan serta stabilitas perekonomian serta iklim investasi yang kondusif, maka Serikat Pekerja dan Pengusaha harus mengedepankan dialog serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum dan mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

Hubungan industrial yang harmonis di perusahaan yang melibatkan serikat pekerja dan pengusaha mempunyai peranan yang sangat penting dalam mewujudkan iklim investasi yang kondusif sebagai langkah yang strategis dalam menciptakan lapangan kerja guna mengurangi tingkat pengangguran.

Demikian diungkapkan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar saat menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang ke-5 antara Manajemen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dengan 3 (tiga) serikat pekerjanya, yaitu Serikat Pekerja Unit Kerja Citeureup, Bogor; Unit Kerja Palimanan, Cirebon dan Unit Kerja Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan, Kamis (2/2/2012).

Muhaimin mengatakan, prinsip–prinsip dasar untuk menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan kondusif ini, antara lain, saling menghargai serta saling menghormati peran masing-masing serta adanya keterbukaan diantara manajemen dan pekerja/buruh.

“Komunikasi dan dialog ang dipadukan dengan niat baik (good faith), dibutuhkan dalam menyelesaikan perselisihan hubungan industrial yang timbul secara damai, sehingga tidak merugikan kedua belah pihak ataupun pihak-pihak terkait," kata Muhaimin.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menciptakan hubungan industrial adalah pelaksanaan perjanjian kerja bersama (PKB) antara manajemen perusahaan dan serikat pekerja/buruh.

“Penerapan kesepakatan PKB dalam kerangka hubungan kerja yang harmonis akan meningkatkan produktivitas perusahaan dan kesejahteraan pekerja serta menghindari ancaman PHK,” kata Muhaimin.

Muhaimin mengatakan, PKB memiliki nilai positif karena membuka dialog dan negosiasi antara pekerja yang diwakili serikat pekerja dan perusahaan yang diwakili manajemen tentang hak dan kewajiban kedua belah pihak dalam hubungan kerja.

”Pekerja dan pengusaha dapat melakukan negosiasi mengenai hak dan kewajiban mereka dalam bentuk musyawarah. Dalam forum tersebut akan terjadi dialog yang pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pekerja, serta menguntungkan perusahaan," ungkapnya.

“Yang penting dalam PKB itu mampu menampung dan mengakomodasi aspirasi dan pemenuhan hak-hak dasar pekerja. Jadi setiap perusahaan harus menyadari bahwa PKB akan memberi manfaat bagi produktivitas perusahaan yang pada akhirnya akan memberi keuntungan bagi perusahaan,” katanya.

Data Kemenakertrans secara keseluruhan terdapat PP 44, 149 perusahaan yang telah membuat PP dan dan ada 10.959 perusahaan yang telah membuat PKB di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama Indocement, Daniel Lavalle, mengatakan ke depan, baik Manajemen maupun Serikat Pekerja diharapkan dapat lebih menjalankan fungsi dan perannya masing-masing, bekerja dengan hati dan meningkatkan rasa memiliki, sehingga dapat dicapai hubungan industrial yang lebih baik, yang pada gilirannya akan menambah majunya Perseroan, dan menyejahterakan seluruh karyawannya.

Indocement adalah produsen semen Tiga Roda, yang memiliki 12 pabrik, dimana 9 pabrik berada di kompleks Pabrik Citeureup, Bogor; 2 pabrik di Kompleks Pabrik Palimanan, Cirebon; dan 1 pabrik di kompleks Pabrik Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan. Total kapasitas produksi terpasang 18,6 juta ton per tahun. Jumlah karyawan per akhir September 2011 lebih dari 6.200 orang. (Pusat Humas Kemnakertrans)

Editor: Dewi Agustina
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
231742 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas