Jumat, 27 Februari 2015
Tribunners

Tribunners / Citizen Journalism

Mennakertrans: Pekerja-Pengusaha Jaga Hubungan Industrial

Kamis, 2 Februari 2012 22:10 WIB

Mennakertrans: Pekerja-Pengusaha Jaga Hubungan Industrial
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans), Muhaimim Iskandar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kondisi hubungan industrial di Indonesia akhir-akhir ini sangat dinamis. Untuk menjaga suasana tetap kondusif dalam hubungan industrial dan menjaga momentum pertumbuhan serta stabilitas perekonomian serta iklim investasi yang kondusif, maka Serikat Pekerja dan Pengusaha harus mengedepankan dialog serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum dan mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

Hubungan industrial yang harmonis di perusahaan yang melibatkan serikat pekerja dan pengusaha mempunyai peranan yang sangat penting dalam mewujudkan iklim investasi yang kondusif sebagai langkah yang strategis dalam menciptakan lapangan kerja guna mengurangi tingkat pengangguran.

Demikian diungkapkan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar saat menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang ke-5 antara Manajemen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dengan 3 (tiga) serikat pekerjanya, yaitu Serikat Pekerja Unit Kerja Citeureup, Bogor; Unit Kerja Palimanan, Cirebon dan Unit Kerja Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan, Kamis (2/2/2012).

Muhaimin mengatakan, prinsip–prinsip dasar untuk menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan kondusif ini, antara lain, saling menghargai serta saling menghormati peran masing-masing serta adanya keterbukaan diantara manajemen dan pekerja/buruh.

“Komunikasi dan dialog ang dipadukan dengan niat baik (good faith), dibutuhkan dalam menyelesaikan perselisihan hubungan industrial yang timbul secara damai, sehingga tidak merugikan kedua belah pihak ataupun pihak-pihak terkait," kata Muhaimin.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menciptakan hubungan industrial adalah pelaksanaan perjanjian kerja bersama (PKB) antara manajemen perusahaan dan serikat pekerja/buruh.

“Penerapan kesepakatan PKB dalam kerangka hubungan kerja yang harmonis akan meningkatkan produktivitas perusahaan dan kesejahteraan pekerja serta menghindari ancaman PHK,” kata Muhaimin.

Halaman12
Editor: Dewi Agustina
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas