Blog Tribunners

Tindakan Agen Sales Chartis Sungguh Tak Terpuji

Sepertinya perusahaan asuransi hanya peduli bagaimana mengeruk dan mendapatkan nasabah sebanyak-banyaknya

Tindakan Agen Sales Chartis Sungguh Tak Terpuji
IST
Logo Chartis

TRIBUNNEWS.COM - Sepertinya perusahaan asuransi hanya peduli bagaimana mengeruk dan mendapatkan nasabah sebanyak-banyaknya tanpa peduli jika nasabah tersebut merasa nyaman bahkan saat berbicara dengan sales representative mereka melalui telepon.

Hal ini terjadi pada hari Selasa (7/2/2012) ketika saya dihubungi seseorang yang mengaku berasal dari lembaga asuransi Chartis dengan nomor telepon 021-8548900 sekitar pukul 10.12 WIB.

Setelah memperkenalkan diri dari lembaga asuransi Chartis, sales perempuan ini kemudian memperkenalkan produk asuransi dengan embel-embel," sebagai ucapan terima kasih kami," ia mengatakan produk asuransi ini dipersembahkan bagi para pengguna loyal dari kartu kredit Visa dan MasterCard dan saya adalah satu di antara mereka. Tentu saja ini hal yang aneh, karena sebagai ucapan terima kasih, seharusnya saya mendapatkan hadiah. Nyatanya tidak, malah ia mengatakan akan mendebet kartu kredit saya untuk pembayaran premi bulanan dari produk asuransi yang ia tawarkan.

Pada pokoknya, bukan soal saya mengharapkan hadiah dari mereka karena pada kenyataanya saya sudah bosan mendapat telepon dari agen asuransi. Namun penggunaan kata," sebagai ucapan terima kasih kami," lalu kemudian menjelaskan produk yang mereka tawarkan dan menawarkan mendebet kartu kredit yang dimiliki calon nasabah. Saya rasa, bahasa itu sangat tidak tepat dan menipu calon nasabah. Ucapan terima kasih berarti memberikan sesuatu yang berharga bukan malah menjadikannya senjata menodong secara halus agar nasabah menerima produk asuransi yang mereka tawarkan.

Hal lain, yang sungguh membuat saya berang, ketika sales representative Chartis selesai menjelaskan produknya, ia dengan enteng menanyakan di mana polis asuransi itu akan dikirim tanpa menanyakan apakah saya bersedia menerima atau tidak produk yang mereka tawarkan. Saya katakan kepada sales itu bahwa ini tindakan yang tak terpuji, "menodong" calon nasabah dengan langsung menanyakan di mana polis asuransi akan dikirimkan. Seharusnya, calon nasabah diberi kesempatan untuk berpikir selama beberapa hari dan meninjau apakah produk tersebut bisa bermanfaat bagi mereka. Namun, nyatanya, sales itu hanya peduli jumlah nasabah yang mereka gaet tanpa peduli kenyamanan saat menghubungi calon nasabah yang mereka bidik untuk produk itu.

*Penulis adalah pemegang kartu kredit Visa dan MasterCard, tinggal di Jakarta

Penulis: Widiyabuana Slay
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help