Kamis, 29 Januari 2015
Tribunners

Tribunners / Citizen Journalism

Sepatu dan Tas Sekolah Gratis untuk Anak Keluarga Miskin

Rabu, 11 Juli 2012 22:47 WIB

Sepatu dan Tas Sekolah Gratis  untuk Anak Keluarga Miskin - Foto_01.jpg
IST
Sepatu dan Tas Sekolah Gratis  untuk Anak Keluarga Miskin - Foto_02.jpg
IST
Sepatu dan Tas Sekolah Gratis  untuk Anak Keluarga Miskin - Foto_03.jpg
IST
Sepatu dan Tas Sekolah Gratis  untuk Anak Keluarga Miskin - Foto_05.jpg
IST
Sepatu dan Tas Sekolah Gratis  untuk Anak Keluarga Miskin - Foto_04.jpg
IST

TRIBUNNEWS.COM - Beruntung sekali nasib ribuan anak yang hadir di Gelora Pancasila, Jalan Indragiri, Rabu (11/7/2012) sore. Bagaimana tidak? Memasuki tahun ajaran sekolah baru, mereka yang rata-rata berasal dari keluarga miskin (gakin) sudah tidak perlu pusing lagi memikirkan sepatu, kaos kaki dan tas baru.

Pasalnya, Yayasan Pondok Kasih bekerjasama dengan Operation Care International membagikan 3000 pasang sepatu, kaos kaki dan tas sekolah untuk 3000 anak keluarga miskin (gakin) yang ada di Surabaya dan sekitarnya. Operation Care International sendiri adalah lembaga sosial yang berpusat di Dallas, Texas. Sedangkan Yayasan Pondok Kasih berlokasi di kawasan Kendangsari, Surabaya.

3000 anak gakin tersebut berasal dari komunitas binaan Yayasan Pondok Kasih yang tersebar di kawasan-kawasan kumuh di Surabaya seperti Kuburan Rangkah, Kuburan Kembang Kuning, Lokalisasi Tambak Asri, Lokalisasi Bangunsari, Lokalisasi Putat, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Keputih Sukolilo, dan Terminal Joyoboyo. Juga perwakilan 100 siswa dari SLB Bangun Bangsa, SLB Harapan Bunda dan YPAC Semolowaru.

Menurut Dr Hana Amalia Vandayani Ananda, Ketua Yayasan Pondok Kasih (YPK), aksi sosial tersebut juga merupakan rangkaian dari Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli mendatang. Dan kebetulan, bertepatan dengan tahun ajaran sekolah baru.

“Anak-anak tersebut pasti senang dan bahagia. Harapan kami, dengan adanya sepatu dan tas sekolah baru, mereka dapat lebih semangat lagi untuk menimba ilmu,” ujar wanita paroh baya yang akrab dipanggil Mama Hana ini.

Seperti yang diungkapkan Siti Aminah (12 tahun). Anak yang tinggal di kawasan Lokalisasi Tambak Asri ini merasa sangat senang mendapatkan sepatu dan tas sekolah baru. Sambil terbata-bata, Siti yang masih duduk di bangku kelas 6 Sekolah Dasar di dekat rumahnya tersebut berujar, "Pas masuk sekolah kemarin, saya masih pakai sepatu dan tas lama. Karena ayah saya cuma tukang becak. Sedangkan ibu saya tidak bekerja. Dan saya masih punya 2 adik yang masih balita," akunya.

Sementara itu, ada yang menarik di acara yang digelar di Gelora Pancasila sendiri. Sebelum menerima sepatu, anak-anak tersebut akan dibasuh dahulu kakinya dengan tisu basah.

Halaman123
Editor: Widiyabuana Slay
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas